BeritaNasionalPeristiwaPolitikUmum

PSI Usul Jokowi Jadi Ketua ‘Barisan Nasional’ dari Partai Koalisi Prabowo-Gibran

BIMATA.ID, Jakarta- Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jeffrie Geovanie mengusulkan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi ketua ‘Barisan Nasional’ yang memimpin semua parpol koalisi pengusung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

“Jadi kira-kira nanti barisan nasional cukup 75 persen majority. Kemudian ada konsensus semuanya menunjuk satu orang jadi ketua Barisan Nasional ini. Dan menurut saya yang ideal yang diterima semua parpol ini Pak Jokowi,” kata Jeffrie dalam wawancara di kanal YouTube Podcast Zulfan Lindan Unpacking, yang diunggah 1 Maret lalu.

BACA JUGA: Istri Raffi Ahmad: Prabowo Sudah Seperti Ayah Bagi Kita Semua

“Kalau dia bisa dipercaya semua koalisi parpol ini, memimpin koalisi parpol ini, karena karakter dia cocok,” ujar Jeffrie menambahkan.

Jeffrie menjelaskan konsep ‘Barisan Nasional’ ini sebagai pembentukan koalisi permanen seperti di Malaysia. Pada intinya, konsep ini berisikan parpol mayoritas di parlemen dan sifatnya permanen.

Ia mengatakan konsep ini tak hanya berkoalisi di tingkat pusat, melainkan hingga ke level kabupaten/kota untuk mengarungi kontestasi Pilkada.

“Nanti pilkada-pilkada enggak ada transaksional. Karena Barisan Nasional ini akan bikin konvensi di internal. Cagub DKI, cagub Jawa Barat, calon bupati yang dihadapkan dengan oposisi. Kandidat paling banyak dua kandidat jadinya,” katanya.

BACA JUGA: Kasad, Mutasi Mayor Teddy Ajudan Menhan Prabowo

“Nah dugaan saya akan banyak nanti pilkada di mana pemenang konvensi Barisan Nasional ini pemenang Pilkada. Kenapa? Karena dia didukung oleh majority kekuatan nasional. Mungkin saja dia enggak punya lawan, karena oposisi enggak cukup kursinya,” ujarnya.

Lebih jauh, Jeffrie menilai gagasan ini bisa dipelopori terlebih dulu oleh partai-partai besar. Menurutnya, harus disisakan satu atau dua parpol yang menjadi oposisi.

Ia mengatakan Jokowi cocok sebagai pemimpin koalisi ini lantaran masih muda dan memiliki pelbagai pengalaman mentereng di perpolitikan Indonesia.

“Pak Jokowi masih orang muda. Dia punya pengalaman panjang, ya ideal kalau dia tetap kakinya terlibat di politik Indonesia, tapi bukan format jadi eksekutor tapi policy lah,” kata Jeffrie.

BACA JUGA: Kasad, Mutasi Mayor Teddy Ajudan Menhan Prabowo

Pasangan nomor 2 Prabowo-Gibran untuk sementara unggul di Pilpres 2024. Prabowo-Gibran didukung oleh koalisi yang berisi sejumlah partai, seperti Gerindra, Golkar, PAN, Demokrat, PSI, Partai Garuda, Partai Gelora, PBB, dan Prima.

Tags

Tulisan terkait

Bimata
Close