Regional

Deteksi Gagal Ginjal Akut Anak, Ini Saran Diskes Sulsel kepada Orangtua

BIMATA.ID, Makassar – Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Sulsel Rosmini Pandini mengimbau warga untuk tidak sembarang membeli obat jenis sirop untuk anak di apotek.

Hal ini menyusul ditemukannya kasus dugaan gagal ginjal akut pada anak atau Acute Kidney Injury (AKI) di Sulawesi Selatan.

Baca juga: 8 Kasus Gagal Ginjal Akut Anak Ditemukan di Sulsel, 5 Meninggal Dunia

“Jangan sembarangan membeli obat untuk menghindari risiko yang lebih besar. Sekarang ini apotik juga sedang panik, tetapi demi keselamatan anak ditarik dulu (obat jenis sirop) untuk keamanan,” kata Rosmini kepada wartawan di Kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumoharjo Makassar, Senin (24/10/2022).

Rosmini mengatakan, bahwa saat ini pemerintah telah membuat surat edaran yang meminta dokter untuk tidak membuat resep obat jenis sirop, melainkan obat puyer.

“Dibuat surat edaran bahwa setiap dokter wajib menulis (resep), bukan sirop tapi dipuyerkan. Obat-obat tersebut (sirop) dilarang dijual di apotek,” katanya.

Rosmini juga meminta masyarakat untuk lebih aktif melakukan memantau urine pada anak yang mengalami demam.

Apalagi, demam yang disertai gejal batuk, diare dan lainnya.

“Apakah jumlah berkurang, karena normalnya 3-8 kali buang air kecil dalam sehari atau kalau pakai pampers, setiap 3 jam diganti,”

“Diharapkan kalau ringan kita bisa segera respons, kemudian kalau dia sudah sedang sampai berat harus ada cuci darah, baik itu peritoneal dialysis maupun hemodialysis. Itu yang penting, karena saat ini belum jelas apa yang menjadi penyebabnya, ini masih menjadi penelitian,” katanya.

Selain edukasi, sarana kesehatan juga menjadi hal yang harus telah disiapkan ketika terjadi kasus.

“Ini kan cepat prosesnya, jadi begitu ada kejadian dirujuk ke dokter anak untuk diagnosa lebih jelas. Kemudian untuk yang di kabupaten dirujuk ke ahli ginjal anak di Rumah Sakit Wahidin (RSUP dr Wahidin Sudirohusodo),” paparnya.

Rosmini berharap, dengan langkah-langkah pencegahan yang disarankan oleh Diskes Sulsel, masyarakat bisa tenang menyikapi penyakit tersebut.

“Caranya agar tenang, ketika anaknya demam bawa ke dokter ahli, kemudian jangan beli obat sendiri, pantau urinenya. Berikan dia ASI yang bagus, makanan yang cukup. Budayakan perilaku hidup bersih dan sehat,” pungkasnya. (*)

Tags

Tulisan terkait

Bimata
Close