BeritaNasional

Politisi PAN Dorong Pengembangan Industri Pengolahan Biji Coklat

BIMATA.ID, Jakarta – Saat melakukan kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) ke PT Papandayan Cocoa Industries (Barry Callebaut) yang berada di Kota Bandung, Jawa Barat, Politisi selaku Wakil Ketua komisi VII itu mengatakan, bahwa pihaknya akan mendorong pengembangan industri pengolahan kakao di wilayah tersebut.

Karena menurut Edy, sekitar lima belas tahun lalu, Indonesia pernah berjaya dengan menjadi produsen bahan baku coklat terbesar di dunia, yaitu biji kakao, Produksinya pernah mencapai 600 ribu ton per tahun, sekarang tersisa hanya sekitar 200 ribu ton per tahun.

“Terjadi penurunan produksi kakao sementara tingkat konsumsi cokelat masyarakat kita justru kian meningkat karena perbaikan taraf hidup, kelas menengah yang semakin kuat dan UMKMnya semakin berkembang,” ujar Eddy, hal ini dilansir melalui laman resmi Parlementaria/dpr.go.id, pada Jumat (20/01/2023).

Baca Juga : Jubir Gerindra: Loyalitas Prabowo Mengakar Hingga ke Pendukungnya

Eddy juga menjelaskan, imbas dari menurunnya produksi kakao nasional tersebut karena terjadinya impor bahan baku cokelat.

Import tersebut jumlahnya kian meningkat dari tahun ke tahun untuk memenuhi kebutuhan produksi pabrik pengolahan kakao di Indonesia.

“Sehubungan dengan hal itu, maka Komisi VII DPR RI yang membidangi salah satunya sektor perindustrian, memandang perlu untuk menjadikan PT Papandayan Cocoa Industries sebagai obyek Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI,” jelasnya.

Eddy melakukan Kunjungan tersebut guna memberikan dukungan pada produsen pengolah kakao di Indonesia agar produknya dapat berpotensi menjadi komoditas ekspor Indonesia ke negara luar.(Pan)

Simak Juga : Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo Resmikan Kendaraan Militer Maung

Facebook Comments
Tags

Tulisan terkait

Bimata
Close