Berita

BPBD Menyatakan Akibat Diterjangan Angin Kencang Ratusan Rumah di Sidoarjo Rusak

BIMATA.ID, Sidoarjo – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo Dwijo Prawito menerangkan, akibat angin kencang sebanyak 291 rumah di empat desa, Kabupaten Sidoarjo rusak empat wilayah desa tersebut Sidokepung, Entalsewu Kecamatan Buduran, Tanjungsari Kecamatan Taman dan Jati, Kecamatan Sidoarjo.

“Data kerusakan Desa Sidokepung total 268 rumah dan 57 kamar kos,” katanya, Senin (24/10/2022).

Pihaknya merinci, di desa tersebut yakni RT16 RW04 sebanyak 10 rumah, RT12 RW06 sebanyak 12 rumah, RT22 RW06 sebanyak 19 rumah dan 14 indekos, RT23 RW06 sebanyak 54 rumah dan 30 indekos, RT24 RW06 sebanyak 54 rumah dan empat indekos, RT25 RW06 sebanyak 30 rumah dan sembilan indekos, RT26 RW06 sebanyak 19 rumah, RT40 RW07 sebanyak 50 rumah dan RT46 RW06 sebanyak 20 rumah.

“Kemudian di Desa Entalsewu di RT17 RW05 sebanyak 12 rumah, RT14 RW04 sebanyak lima rumah, RT13 RW04 sebanyak empat rumah,” ucapnya.

Dia mengatakan, di Desa Tanjungsari Kecamatan Taman tepatnya di RT04 sampai 05 RW05 sebanyak dua rumah satu tempat usaha. Kemudian di Desa Jati, Sidoarjo sebanyak tiga rumah dan di Desa Sumput kerusakan terjadi di SDN Sumput.

“Untuk pohon tumbang terjadi di Perumahan Kahuripan Village dan Perumahan Citra garden di Desa Entalsewu, Buduran. Kemudian di Jalan Kartini Kecamatan Sidoarjo serta di Jalan Raya Aloha Kecamatan Gedangan,” ujarnya.

Pihaknya juga mencatat korban luka-luka akibat bencana hidrometeorologi angin kencang kali ini yakni M Zainul tertimpa pohon Jalan Raya Aloha, Moch Alonso tertimpa genting di Desa Sidokepung.

“Kemudian juga ada Sri Winarti dan Sri Winarsih warga Desa Sidokepung yang mengalami luka di kepala,” jelasnya.

Tulisan terkait

Bimata
Close