BeritaHukumRegional

Kejari Periksa Kadispora Jember Terkait Anggaran ‘Opening Ceremony’ Porprov Jatim VII

BIMATA.ID, Jatim – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Jember memeriksa Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Jember, terkait event .

Murdiyanto dimintai keterangan soal anggaran kegiatan pembukaan (opening ceremony) Porprov Jatim VII yang digelar di Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur (Jatim).

Kasi Intel Kejari Kabupaten Jember, mengungkapkan, langkah awal yang dilakukan pihaknya adalah meminta keterangan terkait sumber dana kegiatan opening ceremony. Serta, proses dan penggunaan anggaran tersebut.

“Karena untuk meminta informasi data-data yang terkait dengan pelaksanaan. Mungkin awal itu kan dananya yang utama dari dana hibah APBD Kabupaten Jember. Awalnya kan permohonan itu kan nilainya berapa, terus kegunaannya untuk apa saja. Setelah disetujui, di dok, dan di dana bantuan hibah,” ungkapnya, saat dikonfirmasi, Selasa (20/12/2022).

“Kemudian setelah disetujui, nanti ada namanya naskah perjanjian hibah daerah. Itu yang mengikat antara KONI Jember yang diwakili oleh Kadispora dan Ketua KONI setempat,” lanjut Soemarno.

Untuk kepentingan informasi itu, Soemarno memaparkan, pihaknya fokus mengumpulkan data dan dokumen. Termasuk yang ada di Dispora Kabupaten Jember.

“Kenapa kami butuh permohonan awal (informasi soal aliran anggaran dari dana untuk kegiatan opening ceremony Porprov Jatim VII). Karena awal itu (harus diketahui), isinya apa saja. Karena di situlah sebagai pedomannya nanti untuk penggunaan dana hibah tersebut,” paparnya.

Dirinya menjelaskan, Kejari Kabupaten Jember sebelumnya juga telah meminta keterangan Event Organizer (EO) Opening Ceremony Porprov Jatim VII. EO tersebut berasal dari Malang.

“Kami (Kemarin) sudah beberapa hari memeriksa, termasuk EO-nya juga sudah datang dan sudah memberikan keterangan. Kalau tidak salah hari Rabu minggu kemarin. EO-nya kalau tidak salah dari Malang untuk kegiatan pembukaan (opening ceremony) Porprov Jatim di Jember,” jelas Soemarno.

Namun sejauh mana materi pemeriksaan dilakukan, Soemarno masih enggan menyampaikan. Alasannya, semua masih dalam proses dan belum saatnya disampaikan ke publik.

“Untuk materinya kami masih belum (bisa sampaikan). Karena ini masih sifatnya rahasia, dan itu nanti porsinya pimpinan. Kalau sudah akhir (kesimpulan) dari pemeriksaan permasalahan ini, baru kita floor-kan (sampaikan),” katanya.

[MBN]

Facebook Comments
Tags

Tulisan terkait

Bimata
Close