Berita

Puluhan Hektar Sawah di Sukabumi Terancam Gagal Panen Akibat Bencana Banjir

BIMATA.ID, Sukabumi – Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Jampang Tengah, Dadi Supardi mengatakan, hujan dengan intensitas tinggi membuat bencana longsor dan banjir di dua desa yang berada di wilayah Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.

“Di Desa Cijulang, Kecamatan Jampang Tengah, bencana banjir terjadi di Kampung Cikiwul RT 024/007, merendam 3 hektare sawah. Lalu di Kampung Cibogo RT 022/007, merendam sawah 5 hektare dan dua kolam ikan,” katanya, Senin (12/09/2022).

Pihaknya juga menjelaskan banjir juga terjadi di Kampung Cikaler RT 021/005, merendam 6 hektare sawah, lalu di Jalan Cigerewong merendam 5 hektare sawah dan badan jalan kabupaten, dan di Kampung Cijulang RT 009/004, merendam 1 buah Mesjid Al-Hidayah.

“Selain banjir, di Desa Cijulang juga terjadi longsor akibat guyuran hujan deras. Longsor terjadi di Kampung Cikiwul RT 024/007, dengan area yang terdampak, panjang 4 meter, lebar 3 meter dan tinggi 4 meter. Lalu di Kampung Cikiwul RT 024/007, 1 unit saluran irigasi jebol dengan panjang 10 meter, tinggi 2 meter dan lebar 1 meter,” jelasanya.

Sementara itu di wilayah Desa Bojongtipar, Kecamatan Jampang Tengah, banjir terjadi di Kampung Cibojong RT 001/001, merendam sebuah Masjid, 1 penggilingan padi, 2 unit rumah milik warga.

“Tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp150 juta. Kebutuhan saat ini yang mendesak berupa alat berat untuk evakusi material longsoran, karena hingga saat ini belum dievakuasi,” tungkasnya.(oz)

Tulisan terkait

Bimata
Close