BeritaNasionalPolitik

OSO Sebut Target Hanura di Pemilu 2024 Lolos Parlemen

BIMATA.ID, Jakarta – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Oesman Sapta Odang (OSO) menyampaikan, partainya menargetkan lolos parlemen pada pemilihan umum (Pemilu) 2024.

OSO meminta, para kader dan jajaran pengurus pada semua tingkatan untuk bekerja keras agar bisa memenuhi angka parliamentary threshold (PT) atau ambang batas parlemen empat persen.

“Target kita sederhana, masuk dulu parlemen dengan kader-kader yang ada,” ujarnya, usai menyerahkan dokumen pendaftaran di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta, Senin (08/08/2022).

Ia menjelaskan, partainya akan fokus menggarap pemilih milenial pada Pemilu 2024. Sebab, terdapat 60 persen suara kaum milenial pada Pemilu.

“Kita ingin maju, dan adik-adik kita milenial-milenial itu harus memilih pemimpinnya di masa mendatang. Karena 60 persen pemilih 2024 itu milenial. Jadi, anak-anak muda itu sangat penting,” jelas OSO.

Pendaftaran kali ini, lanjut OSO, merupakan kewajiban konstitusional Partai Hanura untuk menjadi peserta Pemilu 2024. Secara Internal, partainya telah berbulan-bulan bersiap untuk mencapai 100 persen semua persyaratan yang bersifat administratif.

“Partai Hanura 100 persen telah siap untuk dilakukan verifikasi faktual oleh KPU. Semoga pilihan Partai Hanura mendaftarkan diri di tanggal 8 bulan 8 tahun 2022 hari ini, menjadi hari baik bagi Partai Hanura dan juga Rakyat Indonesia,” imbuhnya.

Ia memaparkan, Partai Hanura adalah partai yang sejak kelahirannya dipersiapkan untuk kepentingan Indonesia, bukan orang per orang. Karena itu, totalitas pengabdian dan perjuangan partainya sepenuhnya diberikan untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat.

“Kami memahami, bahwa secara politik, setiap partai didirikan untuk merebut kekuasaan, tetapi secara ideologis Partai Hanura paham dan sadar, bahwa kekuasaan bukalah tujuan akhir dari partai politik. Kekuasaan sejatinya adalah alat perjuangan politik untuk mewujudkan cita-cita tertinggi rakyat, yaitu kedamaian, keadilan, dan kesejahteraan,” papar OSO.

Lebih lanjut, OSO berharap, Pemilu 2024 menjadi pemilu bersejarah. Pemilu yang menggembirakan, bukan menegangkan. Pemilu yang menjadi ajang adu gagasan, bukan saling menjatuhkan.

“Pemilu yang saling menguatkan persatuan nasional, bukan Pemilu yang memecah belah dengan menyebar kebencian. Pemilu yang menjahit semangat ke-Indonesiaan, bukan Pemilu yang merobek keberagaman,” tuturnya.

[MBN]

Tags

Tulisan terkait

Bimata
Close