BeritaEkonomiNasionalPeristiwa

BPS: Pulau Jawa Sumbang 57,7% Ekonomi RI di Kuartal I 2024

BIMATA.ID, Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) telah melaporkan, nilai produk domestik bruto (PDB) harga berlaku Indonesia mencapai Rp 5.288,3 triliun pada kuartal I 2024.

Diketahui, berdasarkan harga konstan nilainya setara dengan Rp3.111,29 triliun, tumbuh 5,11% dibanding kuartal I tahun lalu (year-on-year/yoy).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan, pada kuartal I 2024 perekonomian Indonesia masih berpusat di Pulau Jawa, yang berkontribusi 57,70% terhadap total PDB nasional.

Baca juga: Dahnil Sebut Prabowo Tidak Tendensius Mendikotomi Profesional dan Nonprofesional Pilih Menteri

Selain itu, Kontributor terbesar berikutnya adalah Pulau Sumatra yang menyumbang 21,85%, diikuti Kalimantan 8,19%, Sulawesi 6,89%, Bali dan Nusa 2,75%. Serta, Maluku, dan Papua 2,62%.

“Secara spasial, pertumbuhan ekonomi tetap tumbuh di seluruh wilayah, walaupun di beberapa wilayah melambat,” kata Plt Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers, pada Senin (06/05/2024).

Sambungnya, laju pertumbuhan ekonomi Pulau Sulawesi mencapai 6,35% (yoy), dan Kalimantan 6,17% (yoy).

Lihat juga: Prabowo Buat Presidential Club, Zulhas Beri Dukungan Penuh

“Pertumbuhan ekonomi di ketiga wilayah tersebut terutama didorong oleh kegiatan pertambangan, industri logam, dan juga pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN),” ungkapnya.

Sebagai informasi, kontributor terbesar berikutnya ada Pulau Bali, dan Nusa Tenggara dengan pertumbuhan ekonomi 5,07% (yoy), Jawa 4,84% (yoy), dan terendah Sumatra 4,24% (yoy).

Tags

Tulisan terkait

Bimata
Close