BeritaFakta DuniaNasionalPeristiwaPolitikUmum

Fahri Hamzah Sebut Prabowo Tak Punya Utang ke Partai dan Tak Bisa Ditunggangi

BIMATA.ID, Jakarta- Di antara dua rivalnya, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan, Prabowo Subianto merupakan sosok pemersatu, tak punya utang terhadap partai dan tak bisa ditunggangi.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah.

BACA JUGA: Fauzy Baadilla Ajak Relawan Hopeng Prabowo Menangkan Pak Prabowo di Basis-Basis Etnis Tionghoa

Politikus asal NTB itu mengatakan hal tersebut saat berkunjung ke Kantor Serambi Indonesia (Tribun Network), Minggu (17/9/2023) bersama pengurus DPW Partai Gelora Aceh.

“Pak Prabowo adalah figur pemersatu. Karena hanya beliau yang berpolitik untuk sesuatu yang lebih besar. Beliau tidak punya utang budi dengan partai, dengan konglomerat, tidak ada orang di belakangnya,” kata Fahri Hamzah.

Ia juga mengatakan, Prabowo adalah sosok yang tidak bisa ditunggangi. Lebih dari itu, Prabowo adalah figur yang berwibawa hingga ke kancah internasional.

“Kita memerlukan orang yang punya wibawa tingkat internasional untuk memimpin Indonesia sebagai bangsa besar, sepeti Bung Karno dulu.”katanya.

“Kita memerlukan sosok yang punya wibawa seperti Bung Karno itu, ya Pak Prabowo orangnya,” ujar Fahri.

BACA JUGA: Relawan Hopeng Prabowo Resmi Deklarasi Dukung Prabowo di Pilpres 2024

Dalam kesempatan itu, Fahri juga menyampaikan pendapatnya kepada dua bakal calon presiden (bacapres) lainnya, yakni Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.

Menurutnya, dua sosok itu belum waktunya memimpin Indonesia.

“Kita sedang memerlukan Pak Prabowo untuk menyatukan kita semua. Saya kenal Anies Baswedan, saya kenal Ganjar, itu teman-teman saya,” katanya.

“Memang belum waktunya lah ya untuk (mereka) memimpin dalam situasi seperti ini, situasi yang sedang tidak normal, dunia sedang bergolak, dalam konflik geo politik yang dahsyat,” katanya.

Dari berbagai nilai lebih yang diklaim Fahri Hamzah dimiliki Ketua Umum Partai Gerindra itu, seharusnya Prabowo bisa langsung bisa dipilih secara aklamasi sebagai Presiden Indonesia selanjutnya.

BACA JUGA: SMRC: Prabowo Tetap Didukung Warga Jabar Apapun Parpol Pendukungnya

“Kami percaya Prabowo itu bisa menjadi kesepakatan nasional, seandainya tidak ada kompetesi kita bisa aklamasi milih Pak Prabowo, tapi kita ada kompetisi ya kita jalankan saja,” pungkasnya.

 

Tags

Tulisan terkait

Bimata
Close