BeritaKesehatanNasionalSains & TekUmum

Pemerintah Jamin Keamanan Data Pengguna Aplikasi PeduliLindungi

BIMATA.ID, Jakarta– Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan Anas Ma’ruf mengatakan, pemerintah menerapkan sistem keamanan super atau super security pada aplikasi PeduliLindungi guna mengantisipasi kebocoran data pribadi pengguna.

“Keamanan data pribadi adalah perhatian utama pemerintah, termasuk keamanan jaringan atau super security,” katanya, Selasa (31/08/2021).

Anas mengatakan sistem keamanan super itu diterapkan pada perangkat server di Pusat Data Nasional oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

“Kementerian kesehatan sudah lama bekerja sama dengan BSSN dalam pengelolaan teknologi informasi,” katanya.

BSSN merupakan lembaga pemerintah yang melaksanakan tugas menjaga keamanan siber secara efektif dan efisien. BSSN berfungsi melakukan identifikasi, deteksi, proteksi dan penanggulangan e-commerce di Indonesia. Fungsi lainnya adalah memulihkan kerentanan, insiden maupun serangan siber serta melakukan diplomasi siber hingga persandian

Anas mengatakan aplikasi PeduliLindungi saat ini sudah ditetapkan pemerintah sebagai platform tunggal dalam upaya melindungi masyarakat dari risiko penularan Covid-19 di ruang publik.

“Saat ini sedang diuji coba pada enam sektor kegiatan masyarakat,” katanya.

Sektor yang dimaksud adalah perdagangan pada aktivitas itu pelayanan mal, pasar modern, pasar tradisional, dan toko-toko.Lalu berikutnya adalah aktivitas transportasi darat, laut, udara. Kemudian sektor pariwisata yang termasuk kegiatan olahraga, kuliner dan aktivitas bekerja di kantor atau pabrik.

Aplikasi PeduliLindungi juga berlaku pada aktivitas pendidikan mulai dari SD, SMP hingga SMA. Terakhir, menyasar aktivitas keagamaan termasuk tempat-tempat ibadah.

“Terkait peningkatan aksesibilitas aplikasi ini dikembangkan dan ditingkatkan sehingga fiturnya lebih mudah untuk digunakan,” katanya.

 

(ZBP)

Tags

Tulisan terkait

Bimata
Close