BeritaPolitikRegional

Prabowo Sebut Nikel Masa Depan Indonesia, Tekankan Pentingnya Hilirisasi

BIMATA.ID, Padang — Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa kebijakan hilirisasi yang didorong oleh Presiden Joko Widodo akan memberikan nilai tambah bagi bahan mentah dari Indonesia untuk diproduksi di dalam negeri sehingga bisa dijual lebih mahal.

Prabowo menerangkan bahwa dari sekian banyaknya sumber daya alam di Indonesia ini banyak yang bisa diolah dan diproduksi sendiri. Salah satunya berupa Nikel.

Ia menilai bahwa bahan baku Nikel merupakan masa depan bangsa yang dapat bermanfaat untuk mencapai nilai tambah pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Baca juga: Salah Satu Program Prabowo 2024, Beri Bantuan Gizi untuk Ibu Hamil

“Nikel masa depan kita, nanti semua mobil sebagian besar mobil adalah mobil listrik. Saya sebagai Menhan, kita sudah berhasil, PT LEN sudah berhasil buat motor listrik, sudah saya bagikan ke TNI Polri dan bulan depan kita akan produksi terus.” ungkap Prabowo saat hadiri Konsolidasi Zona III Pemenangan Pileg Partai Bulan Bintang dan Pemenangan Prabowo Presiden di Hotel Pangeran Beach, Padang, Sumatra Barat, Sabtu (9/9).

Dengan adanya kebijakan hilirisasi Presiden Jokowi ini, Prabowo menekankan Indonesia tidak akan mengizinkan kembali kekayaan Sumber Daya Alam ini dijual murah bahkan dalam bentuk mentah.

“Kita tidak akan mengizinkan kekayaan kita dijual murah dalam bentuk gelondongan dalam bentuk mentah, kita harus mengolah semua kekayaan itu di bumi nusantara.” ujar Prabowo.

Lihat juga: Prabowo: Berantas Korupsi Perlu Perbaikan Birokrasi

Menurutnya langkah ini akan menjadi nilai tambah tersendiri sehingga negara bisa lebih punya banyak dana untuk menumbuhkan ekonomi dan menangani kemiskinan.

“Penghasilan pemerintah dari nikel hanya 21 miliar dollar, tahun 2022 setelah dilarang naik 20 kali lipat 20 miliar dollar lebih. Mendekati hampir Rp400 triliun lebih. Inilah yang sekarang untuk bantu rakyat miskin. Dengan demikian, kita yakin, kita berada di jalan yang benar.” ujar Prabowo.

Tags

Tulisan terkait

Bimata
Close