BeritaPeristiwaRegionalUmum

Kebakaran Lahan di Gunung Agung, Api Mendekati Pemukiman Warga

BIMATA.ID, Jakarta – Telah terjadi Kebakaran yang melanda lereng Gunung Agung, Kabupaten Karangasem, Bali pada beberapa waktu lalu. saat ini Api terus berkobar hingga mendekati pemukiman rumah warga.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem Putu Eka Tirtana menduga luas hutan terbakar sudah lebih dari 50 hektar hingga Jumat (29/8) pukul 08.00 WITA.

“Kami belum bisa memastikan, kemungkinan kalau keseluruhan lebih dari 50 hektar (area lereng hutan Gunung Agung terbakar),” kata Putu Eka Tirtana.

Baca Juga : Momen Akrab Prabowo dan Kaesang di Perayaan HUT Luhut: Kapan ke Hambalang?

Saat ini BPBD mencatat ada dua dusun yang terdampak kebakaran ini. Yakni, Dusun Belong ditemukan lebih dari lima titik dengan jarak sekitar empat kilometer dari permukiman warga. Pada Dusun Juntal ditemukan satu titik yang belum bisa diperkirakan jarak api dan permukiman warga.

Selain itu, Kapolres Karangasem AKBP Ricko AA Taruna mengaku sulit memadamkan api. BPBD, TNI, dan Polri kesulitan menjangkau lokasi karena medan yang terjal. Petugas terpaksa membangun sekat pembatas agar area terbakar tidak meluas.

“Yang penting sudah melakukan upaya-upaya penyekatan dengan membuat sekat bakar antisipasi kebakaran meluas ke lahan atau perkebunan warga,” katanya.

Simak Juga : Prabowo Hadiri HUT ke-76 Luhut Binsar Pandjaitan, Kenang Masa-Masa Prajurit

Sementara itu, Bupati Karangasem I Gede Dana menduga kebakaran disebabkan oleh gesekan antara pohon dan cuaca panas disertai angin.

“Bahwa kemungkinan kebakaran disebabkan oleh adanya gesekan antara pohon di lereng gunung dengan cuaca panas disertai angin kencang sehingga menimbulkan percikan api,” katanya.

Area tersebut memang hampir setiap tahun menjadi lokasi kebakaran terutama pada musim kemarau. Dia mengimbau warga untuk waspada bila menemukan titik api. Warga diminta segera memadamkan api untuk mencegah kebakaran meluas ke perkebunan warga.

Tags

Tulisan terkait

Bimata
Close