BeritaEnergiOlahragaOtomotifRegionalUmum

Pemerintah Pastikan Penuhi Kebutuhan Listrik MotoGP 2022 di Mandalika

BIMATA.ID, Jakarta- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan untuk dapat memenuhi kebutuhan listrik di ajang MotoGP 2022 yang akan segera digelar di Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Melalui Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Kementerian ESDM berkoordinasi dengan PT PLN (Persero) agar pasokan listrik di gelaran balap sepeda motor dunia itu tidak byar-pet.

Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jisman Hutajulu meminta PLN lebih intensif berkoordinasi dengan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) selaku penyelenggara, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan instansi lainnya untuk memastikan suplai listrik pada seluruh Kawasan Mandalika bisa dilayani dengan andal.

“PLN juga agar memastikan kelayakan seluruh instalasi listrik sebelum dioperasikan,” ujar Jisman melalui keterangan resmi, Rabu (09/02/2022).

Sebelumnya, Jisman melakukan kunjungan lapangan ke Mandalika pada 2–4 Februari 2022 untuk memastikan kesiapan pasokan dan keandalan listrik dalam penyelenggaraan MotoGP. Jisman mengawali kunjungannya dengan rapat koordinasi yang dihadiri oleh Tim Ditjen Ketenagalistrikan, Inspektur Ketenagalistrikan, ITDC sebagai pengelola sirkuit Mandalika, dan PLN.

Jisman juga menyaksikan langsung skema kelistrikan dan juga skenario zero down time (ZDT) yang telah disiapkan PLN.

Pada saat kunjungan juga dilakukan inspeksi lebih detail pada instalasi tenaga listrik yang memasok ke Sirkuit Mandalika, serta uji kesiapan back up dengan menggunakan genset dan uninterruptible power supply (UPS).

“Kami mengapresiasi skema ZDT yang disematkan oleh PLN NTB. Skema ini mengedepankan layanan listrik yang andal dan menjamin suplai listrik aman dengan skenario berlapis yang didukung oleh komponen teknologi memadai,” tutur Jisman.

Diketahui, PLN akan memasok kelistrikan di sirkuit melalui tiga jalur utama, yakni dua jalur dari Gardu Induk (GI) Kuta dan satu jalur dari GI Sengkol. Dua jalur saluran kabel tegangan menengah sepanjang 1.485 kms dari GI Kuta, dan satu jalur sepanjang 13,8 kms dari GI Sengkol telah selesai terbangun.

 

(ZBP)

Tags

Tulisan terkait

Bimata
Close