BeritaHukumPolitik

Hillary Angkat Bicara Terkait Karantina Mandiri Wulan Jameela

BIMATA.ID, Jakarta – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), Hillary Brigitta Lasut, angkat bicara mengenai Mulan Jameela dan suaminya, Ahmad Dhani yang mendapatkan rekomendasi karantina mandiri di rumahnya.

Menurut Hillary, tidak ada yang salah apabila Mulan dan Dhani melakukan karantina di rumahnya. Sebab, Mulan menjabat sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Jika dilihat dari sudut pandang hukum, DPR RI setara dengan Presiden RI kalau dalam pembagian kekuasaan. Sehingga, tidak masuk akal dan tidak etis kalau Presiden RI boleh dikarantina di Istana Bogor, tetapi Anggota DPR RI karantina di Wisma Atlet.

“Takutnya nanti mendiskreditkan kesetaraan lembaga, secara DPR RI mengawasi kinerja Presiden. Presiden harus dikarantina di wisma juga apabila DPR dikarantina di wisma atlet, dan tidak dimungkinkan di lapangan karena sambil karantina DPR dan Presiden dan jajaran tertinggi Yudikatif tetap dibebani tugas untuk melaksanakan tugas negara secara virtual,” tutur Hillary, Senin (12/12/2021).

Hillary menguraikan, apabila Presiden RI, DPR RI, Hakim Agung, Hakim Konstitusi, Kapolri, Panglima TNI, dan Jaksa Agung semuanya harus karantina di wisma atlet. Selain menyulitkan tugas penyelenggaraan suatu negara, secara keamanan tidak dapat dijamin, khususnya keamanan Presiden RI.

“Kalau hanya eksekutif yang dapat perlakuan khusus, misalnya hanya presiden dan lembaga setara yang mengawasi kinerja presiden dalam prakteknya tidak mendapat perlakuan yang setara, wibawa kelembagaan pengawas kinerja presiden berpotensi makin hari makin dianggap lebih remeh,” urai politikus Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini.

Legislator daerah pemilihan (Dapil) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ini menyampaikan, kalau wibawa kelembagaan tidak di jaga, maka dikhawatirkan DPR RI tidak lagi dihargai saat meminta pertanggung jawaban dari para mitra.

Padahal, wakil rakyat diberikan kepercayaan untuk mengawasi kinerja Presiden RI dan kinerja Yudikatif.

“DPR itu pada hakekatnya kolektif kolegial. 500-an lebih anggota itu baik pimpinan maupun anggota biasa, adalah individu yang membentuk lembaga DPR,” ucapnya.

“Kalau ada yang bilang presiden itu setaranya cuma sama pimpinan DPR, itu salah secara aturan. Dalam aturan, pimpinan DPR itu dibedakan dari anggota hanya dalam fungsi mengatur jalannya sidang. Sisanya setara demi hukum,” tutup Hillary.

Sebelumnya, Mulan dan Dahni menjadi sorotan lantaran dinilai tidak melaksanakan karantina sepulang dari luar negeri sesuai ketentuan yang berlaku. Dikutip dari unggahan Instagram @adamdenigrk, memaparkan bukti-bukti jika keluarga musisi ini melanggar proses karantina.

[MBN]

Tags

Tulisan terkait

Bimata
Close