BeritaEkonomiEnergiNasionalProperti

Inilah Proyek-Proyek Yang Pemerintah Tuntaskan Selama Pandemi

BIMATA.ID, JAKARTA- Pandemi Covid-19 masih menjadi ancaman di berbagai wilayah Indonesia. Namun, kondisi tersebut tidaklah menghalangi berbagai kebijakan nasional yang sebelumnya sudah dirancang Pemerintah.

Sejak Januari hingga 4 Desember 2020, Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) yang dibentuk pemerintah tercatat sudah menuntaskan 11 Proyek Strategis Nasional (PSN) senilai Rp135,2 triliun. Ada 11 proyek yang sudah selesai dan 24 proyek lainnya sedang beroperasi sebagian. Catatan tersebut diperoleh dari hasil pemantauan KPPIP atas 210 proyek dan 10 program PSN.

Ketua Pelaksana KPPIP, Wahyu Utomo menyatakan bahwa penyelesaian sudah berjalan sesuai target jauh sejak permulaan pandemi. Menurutnya, Pemerintah juga optimis dapat menyelesaikan PSN selain sektor Energi di kuartal III tahun 2024.

KPPIP juga berhasil mendorong 6 proyek melewati Tahap Penyiapan, termasuk Jalan Tol Yogyakarta – Bawen dan Penambahan Lingkup Jalan Tol Solo – Yogyakarta – Kulon Progo. Semua itu merupakan pencapaian positif pemerintah dalam menyelesaikan PSN di tengah pandemi.

KPPI memperoleh mandat untuk tugas evaluasi usulan PSN di awal tahun ini. Hasilnya adalah evaluasi 269 rancangan proyek yang berasal dari kementerian, pemerintah daerah, BUMN, badan usaha swasta, dan PSN existing dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 56 Tahun 2018 dengan kriteria dasar, strategis, dan operasional.

Berdasarkan kriteria tersebut, sebanyak 201 proyek dan 10 program yang mencakup 22 sektor dengan total nilai investasi Rp4.817,7 triliun telah ditetapkan sebagai daftar PSN terbaru dalam Perpres 109/2020. Proyek dan program PSN mencakup proyek dengan pembiayaan yang bersumber dari APBN/APBD, BUMN, dan/atau Swasta.

“Evaluasi daftar PSN tersebut mempertimbangkan daftar PSN sebelumnya serta usulan-usulan baru menggunakan kriteria dasar, kriteria strategis, dan kriteria operasional, serta berperan mendukung pusat kegiatan ekonomi,” jelas Wahyu yang juga menjabat sebagai Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian ini.

Pada tahun 2021, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian akan melanjutkan percepatan penyediaan PSN untuk mendorong perekonomian melalui peningkatan investasi, penyerapan tenaga kerja, serta pemulihan industri dan pariwisata.

Daftar PSN pertama kali ditetapkan melalui Perpres 3/2016 meliputi 225 Proyek dan 1 Program, lalu direvisi pada tahun 2017 melalui Perpres 58/2017 hingga meliputi 245 Proyek dan 2 Program.

Daftar ini kemudian direvisi kembali pada tahun 2018 melalui Perpres 56/2018 hingga meliputi 223 Proyek dan 3 Program. Sejak tahun 2016 sampai dengan 4 Desember 2020, sebanyak 103 proyek senilai Rp602,7 triliun telah berhasil diselesaikan.

 

(Bagus)

Tags

Tulisan terkait

Bimata
Close