OpiniBeritaPolitikRegional

Politisi Gerindra: IHSG Anjlok “Hal Biasa”

BIMATA.ID, JAKARTA- Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Gerindra Kamrussamad mengatakan IHSG yang fluktuatif dalam zaman Covid-19 adalah hal biasa.

Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara secara otomatis perdagangan saham (trading halt) karena indeks harga saham gabungan (IHSG) turun lebih dari 5 persen. Penghentian dilakukan pada Kamis (10/9/2020) pukul 10.36 WIB.

Anjloknya IHSG terjadi setelah kemarin sore, Pemprov DKI mengumumkan akan memberlakukan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada 14 September 2020 karena penyebaran Covid-19 yang semakin tidak terkendali.

“Pemerintah sendiri yang mengatakan bahwa kita dalam situasi extraordinary. Artinya sewaktu-waktu bisa terjadi turbulensi ekonomi nasional. Apalagi pasar modal seperti IHSG,” imbuhnya.

Menurutnya, keputusan Pemprov DKI Jakarta untuk memberlakukan PSBB ketat mulai adalah langkah tepat. Justru menurut dia, dari 34 provinsi, baru DKI Jakarta yang memenuhi standar jumlah spesimen warga yang ditentukan oleh WHO. “Yakni 1:1.000, hasilnya semua rumah sakit penuh pasien Covid. Bagaimana dengan provinsi lain?” tegasnya.

Facebook Comments
Tags

Tulisan terkait

Bimata
Close