Bimata

Puan Maharani Optimis Kereta Cepat ‘Whoosh’ Bawa Kemajuan Ekonomi Jakarta dan Bandung

BIMATA.ID, Jakarta – Ketua DPR RI, Puan Maharani dengan senang hati menyambut diresmikannya Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB). Puan berharap bahwa kehadiran Kereta Cepat yang diberi nama ‘Waktu Hebat, Operasi Optimal, Sistem Hebat’ atau disingkat menjadi “Whoosh” ini dapat memberikan kontribusi positif dalam pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dalam konteks umum, Kereta Cepat Jakarta-Bandung berpotensi memberikan dampak positif pada perekonomian nasional dengan mempermudah dan mempercepat akses antara Jakarta dan Bandung, serta sebaliknya. Ini tentunya akan sangat bermanfaat, terutama bagi para pelaku bisnis yang sering melakukan perjalanan antar kota,” ujar Puan dalam keterangannya kepada media, di Jakarta, Rabu (4/10).

Baca Juga : Anak Buah Prabowo: Revolusi Putih Bukan Sekedar Janji, Sudah Dilakukan Sejak 2009

Secara lebih khusus, menurut Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini, kereta cepat akan mendorong pertumbuhan ekonomi di Jakarta, Bandung, dan sekitarnya. Hal ini karena kemudahan transportasi bagi konsumen akan mendorong perkembangan kawasan-kawasan di kedua daerah tersebut, yang pada gilirannya akan berdampak positif pada perekonomian masyarakat setempat.

“Kereta cepat ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan menciptakan kawasan dan aktivitas bisnis baru, berkat mobilitas yang cepat antara Jakarta dan Bandung serta sebaliknya,” jelas Puan, yang juga pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Di sisi lain, sebagai Anggota Komisi I DPR RI, Puan juga menekankan pentingnya perawatan yang baik terhadap KCJB. Menurutnya, pelayanan yang berkualitas harus didukung oleh sistem perawatan yang baik agar dapat membangun kepercayaan masyarakat terhadap Kereta Cepat Whoosh.

“Kami mengharapkan bahwa keamanan dan kenyamanan para penumpang harus menjadi prioritas utama. Ini adalah faktor penentu keberhasilan proyek kereta cepat ini,” tegasnya.

Cek Juga : Prabowo Terima Kunjungan Kepala Kepolisian Palestina

KCJB secara resmi diresmikan pada Senin (2/10) yang lalu, dan saat ini sedang dalam tahap pengoperasian umum dengan tarif gratis hingga pertengahan Oktober. Tarif KCJB yang akan berlaku kemudian diprediksi akan berkisar antara Rp 250 ribu hingga Rp 350 ribu, dengan dasar usulan tarif yang setara dengan tarif KA Argo Parahyangan, yang berada dalam kisaran Rp 200 ribu hingga Rp 250 ribu.

Pada kesempatan yang sama, Mantan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ini juga mengingatkan pemerintah untuk mempertimbangkan kemampuan ekonomi masyarakat dalam menentukan tarif KCJB. Terutama, mengingat bahwa proyek ini menggunakan anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Indonesia (APBN).

Simak Juga : Dukung Prabowo Subianto, Relawan Cakep Gelar Deklarasi Pemenangan di Sumut

“Penghitungan tarif Kereta Cepat Jakarta-Bandung harus memperhatikan aspek keadilan, terutama bagi masyarakat sebagai konsumen,” tandas Puan.

Selain itu, Puan juga mengingatkan pentingnya perhatian terhadap sarana pendukung KCJB, termasuk fasilitas dan layanan di dalam kereta dan stasiun, serta kemudahan akses bagi masyarakat menuju KCJB.

Exit mobile version