BeritaNasionalPolitikPropertiRegional

Eddy Santana Putra Soroti Kendala Infrastruktur di Kabupaten Kupang

BIMATA.ID, Kupang – Anggota Komisi V DPR RI, Eddy Santana Putra, mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kupang menghadapi tantangan yang cukup besar dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur di daerah tersebut. Hal ini disebabkan oleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kupang yang hanya sekitar Rp100 miliar, ditambah dengan transfer dari Pemerintah Pusat sebesar Rp1,2 triliun.

“Kita perlu memberikan bantuan kepada Kabupaten Kupang karena PAD-nya hanya sekitar Rp100 miliar, dan dana transfer dari Pemerintah Pusat sebesar Rp1,2 triliun. Totalnya, hanya Rp1,3 triliun untuk sebuah daerah sebesar ini, yang tentu saja masih kurang. Saya rasa Rp2 triliun mungkin akan menjadi angka yang lebih ideal. Oleh karena itu, diperlukan terobosan-terobosan bantuan dari program-program lain,” ujar Eddy dalam keterangannya kepada media usai Kunjungan Kerja Reses Komisi V di Kupang, NTT, Jumat (6/10).

Baca Juga : Survei LSN: 4 Bulan Jelang Pilpres, Prabowo Unggul Telak 12,3% Atas Ganjar Head to Head

Legislator Fraksi Partai Gerindra ini juga menyatakan bahwa kunjungan kerja ini merupakan kesempatan yang tepat bagi pemerintah daerah untuk mengusulkan berbagai kebutuhan infrastruktur yang diperlukan di wilayah mereka.

“Bupati sudah menyampaikan banyak hal. Semua ini akan dibahas dalam rapat-rapat Komisi V, dan kami akan berusaha memastikan bahwa peluang untuk mendapatkan bantuan ini semakin besar,” tambah Eddy.

Simak Juga : Prabowo Mania 08: PSI Bakal Dukung Prabowo

Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe, menjelaskan bahwa kesulitan dalam pembangunan infrastruktur ini disebabkan oleh ketentuan pemerintah pusat yang mengatur penggunaan anggaran sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang telah ditetapkan. Seluruh anggaran harus dialokasikan dalam dua pendekatan, yaitu block grant dan specific grant.

Jerry berharap bahwa kehadiran Komisi V DPR RI dapat membantu Pemerintah Daerah mempercepat pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kupang.

“Kami hanya ingin menyoroti beberapa proyek infrastruktur yang kami anggap sangat penting. Kami berharap setelah ini dapat menyampaikan proposal-proposal ini, dan kami yakin bahwa Komisi V DPR RI akan berjuang maksimal untuk mengakomodasi proposal ini saat pembahasan APBN, terutama untuk tahun anggaran 2024,” kata Jerry sambil menyerahkan proposal bantuan pembangunan infrastruktur di Kupang.

Tags

Tulisan terkait

Bimata
Close