Bimata

Prabowo Jawara Elektabilitas di Tiga Provinsi Pulau Jawa

BIMATA.ID, Jakarta- Calon Presiden (Capres) Gerindra Prabowo Subianto mengungguli Ganjar Pranowo dalam bursa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Dalam hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA periode 30 Mei – 12 Juni 2023, Prabowo unggul atas Ganjar di tiga provinsi besar di Indonesia.

Dalam hasil survei tersebut, Prabowo menang secara head to head dari Ganjar di beberapa daerah Indonesia. Di Jawa Barat, Prabowo meraih suara sebanyak 65,7 persen, sedangkan Ganjar hanya mendapat dukungan sebesar 31,7 persen.

BACA JUGA: Menhan Prabowo: Rekomendasi KKIP Penting Dalam Pembelian Alutsista

“Teritori Capres head to head, mulai dari Jabar, sebesar 17,5 persen pemilihnya di Jabar PS unggul dengan angka 65,7 persen, sementara GP kalah di 31,7 persen,” kata Peneliti LSI Hanggoro Doso Pamungkas di Kantor LSI Denny JA, Senin (31/7).

Selain di Jabar, Prabowo juga berhasil meraih hasil maksimal di Provinsi Banten dengan torehan suara sebesar 60,0 persen. Sementara Ganjar hanya mendapat suara sebanyak 39,3 persen.

Lalu di Jawa Timur, Prabowo dan Ganjar suaranya masih neck to neck alias berbanding tipis. Prabowo meraih suara sebanyak 44,3 persen, sedangkan Ganjar 43,3 persen.

BACA JUGA: Prabowo Diskusi Bareng Influencer Soal Kreativitas dan Demokrasi RI

Jumlah tersebut memungkinkan Jatim menjadi medan pertempuran yang sengit bagi Prabowo dan Ganjar dalam memperebutkan basis dukungan dan suara rakyat Jatim.

“Provinsi kedua terbesar adalah Jatim dengan 16,3 persen pemilih, di Jatim PS unggul dibanding GP 44,3 persen, berbanding tipis 43,3 persen sehingga provinsi ini bisa menjadi rebutan ya kepada PS dengan GP,” ujar Hanggoro.

Hanggoro melihat Prabowo cukup konsisten berada di atas Ganjar dari beberapa hasil survei sebelumnya. Menurut Hanggoro, tren Prabowo kemungkinan akan semakin meningkat seiring berjalannya waktu.

BACA JUGA: Kenali Lukisan Yos Sudarso, Cellos Dapat Hadiah Jam Tangan dari Prabowo

“Ini adalah raihan yang cukup konsisten yang didapat oleh Prabowo dan apabila kondisi ini tidak berubah maka bisa saja kita ketemu hari ini mungkin saja trennya akan semkain meningkat bagi keunggulan Prabowo,” pungkasnya.

Exit mobile version