Bimata

Kabupaten Cirebon Luncurkan Program Revitalisasi di Semua Pasar Tradisional

BIMATA.ID, Cirebon – Kepala Bidang Sarana dan Pelaku Distribusi Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat, Surakhman mengatakan, Disdagin telah memprogramkan revitalisasi semua pasar tradisional agar semakin baik dan nyaman bagi pedagang dan pembeli.

“Kami upayakan setiap tahun ada satu pasar tradisional yang direvitalisasi,” kata Surakhman, dikutip dari antaranews, Jumat (12/05/2023).

Menurut dirinya, di Kabupaten Cirebon ada sebanyak sembilan pasar tradisional yang dimiliki oleh pemerintah daerah (Pemda), dan dari jumlah tersebut ada dua yang sudah direvitalisasi sehingga semakin baik dan nyaman.

Baca Juga : Prabowo Ucapkan Selamat Kontingen Pencak Silat Raih Juara Umum Sea Games 2023

Surakhman menuturkan, pada tahun 2023 ini, ada satu pasar tradisional yang akan dilakukan revitalisasi dengan dana yang berasal dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Untuk pasar yang direvitalisasi pada tahun 2023 ini, lanjut Surakhman, yaitu Pasar Jamblang dengan anggaran yang digelontorkan sebanyak Rp.5 miliar.

“Untuk tahun 2023 ini direvitalisasi yaitu Pasar Jamblang, dan ini merupakan bantuan dari Pemprov Jabar,” tuturnya.

Simak Juga : Elektabilitas Prabowo Meningkat Pesat di DKI Jakarta

Dia juga menyebutkan, sembilan pasar tradisional milik Pemkab Cirebon di antaranya yaitu Pasar Pasalaran, Pasar Minggu Palimanan, Jamblang dan Kue Plered. 

“Dua pasar tradisional yang sudah direvitalisasi yaitu Pasar Kue Plered dan Pasar Pasalaran,” sebutnya.

Menurutnya, dengan direvitalisasi diharapkan pasar tradisional bisa semakin nyaman dan aman bagi para pedagang serta pembeli, sehingga pasar rakyat semakin ramai.

“Selain itu, kebersihan juga menjadi salah satu fokus, agar pasar rakyat tidak lagi becek serta bau,” pungkasnya.

Exit mobile version