BeritaHeadlineInternasionalNasionalPeristiwaRegional

Jakarta Kembali Diprediksi Tenggelam Pada 2050

BIMATA.ID, Jakarta – Beberapa kota diprediksi akan tenggelam akibat pemanasan global, permukaan air laut naik dengan cepat. Menurut National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), kecepatannya bahkan meningkat dua kali lipat dari 1,4 milimeter per tahun menjadi 3,6 milimeter per tahun sejak 2006 hingga 2015.

NOAA menjelaskan, tren ini akan terus berlanjut seiring dengan berjalannya waktu. Sementara Intergovernmental Panel on Climate Change di PBB memperkirakan permukaan air laut akan naik 40 hingga 63 centimeter pada 2100. Jika permukaan laut naik sampai demikian, maka ini bisa menjadi malapetaka bagi seluruh dunia.

Kalau ditanya kota mana yang berpotensi tenggelam? Maka DKI Jakarta adalah jawabannya. Jakarta adalah rumah bagi lebih dari 10 juta orang. Menurut BBC, saat ini dunia menjuluki Jakarta sebagai “kota yang paling cepat tenggelam di dunia”.

Bagaimana tidak, permukaan tanah di Jakarta menurun 5 hingga 10 cm setiap tahunnya karena penggunaan air tanah yang berlebihan. Jika ini dibarengi dengan kenaikan permukaan air laut, maka ini akan menjadi bencana bagi Jakarta. Menurut World Economic Forum, sebagian besar kota Jakarta bakal tenggelam pada 2050.

Tapi Jakarta bukan satu-satunya kota yang akan tenggelam. Dhaka di Bangladesh, Lagos di Nigeria, dan Bangkok di Thailand juga kemungkinan akan terendam air pada 2100. Begitupun dengan New York, AS, yang juga menghadapi ancaman sama.

Tak banyak yang bisa kita lakukan. Tenggelamnya suatu kota atau negara akan tergantung pada negara itu sendiri apakah mereka punya solusi untuk mengatasi masalah ini atau tidak, termasuk mengembangkan cara untuk bertahan dari dampak kenaikan air laut dalam jangka panjang.

“Ini benar-benar sulit untuk diramalkan, karena selain tingkat kenaikan permukaan laut yang tidak pasti faktor utamanya adalah bagaimana negara dan masyarakat berniat untuk mengurangi kenaikan permukaan laut,” kata Masselink

 

YA

Facebook Comments
Tags

Tulisan terkait

Bimata
Close