Berita

IKAPPI Sebut Rencana Mengenakan PPN Bahan Pokok Timbulkan Kepanikan

BIMATA.ID, Jakarta — Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Abdullah Mansuri meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebagai penjaga gawang sistem perpajakan di Indonesia untuk turun tangan dan turut serta menenangkan pasar terkait rencana pemerintah untuk mengenakan pajak pertambahan nilai (PPN) bagi bahan kebutuhan pokok telah menyebabkan kepanikan kegaduhan tersebut dapat memicu kenaikan harga sejumlah bahan pokok di pasaran.

“Dengan kerelaan hati, Menkeu cari opsi lain tanpa harus membunuh kami. Kalau bahasa teman-teman pedagang, kondisi Covid-19 ini sama seperti membunuh pedagang pelan-pelan. Tetapi begitu PPN ini muncul, ini seperti langsung menggorok. Langsung mati kita,” ucapnya, Jumat (11/06/2021).

Dia menambahkan, agar tidak memicu dampak yang lebih luas bagi perekonomian akibat kegaduhan ini, lebih lagi hal itu menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, dia meminta Sri Mulyani untuk menyampaikan pidato yang menenangkan dengan pernyataan mengeluarkan sembako dari objek PPN.

“Harapan kami, Sri Mulyani berpidato bahan pokok nggak masuk. Itu pasti akan langsung tenang. Kalau mau diatur atur tiga tahun lagi, atau kapan karena pandemi ini kita nggak tahu kapan akan berakhir. Mari jaga ketenangan, jangan munculkan isu-isu yang mengkhawatirkan,” tuturnya.

[oz]
Facebook Comments

Tulisan terkait

Bimata
Close