Bimata

Jokowi : Jalan Tol Indralaya-Prabumulih disambungkan Dengan Kawasan Pertanian

BIMATA.ID, Jakarta – Presiden Republik Indonesia (Presiden RI) Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan agar Jalan Tol Indralaya-Prabumulih, yang merupakan bagian Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), disambungkan dengan kawasan pertanian, wisata, perkebunan, dan industri agar dapat meningkatkan produktivitas ekonomi.

“Jalan tol ini harus disambungkan dengan kawasan pertanian, sambungkan dengan kawasan wisata, sambungkan dengan kawasan perkebunan, sambungkan dengan kawasan industri. Ini manfaatnya akan sangat besar sekali,” kata Jokowi, dikutip dari antaranews, Kamis (26/10/2023).

Baca Juga : Gerindra: Prabowo – Gibran Dalam Kondisi Sehat Jalani Tes Kesehatan di RSPAD

Jokowi menekankan, ketersediaan infrastruktur di Indonesia harus terus ditingkatkan.

Pendanaan pembangunan infrastruktur, ujar Presiden, bisa menggunakan APBN, BUMN maupun kerja sama swasta. Pemerintah, kata Jokowi, secara paralel menggunakan tiga jalur pendanaan itu untuk mempercepat pembangunan infrastruktur.

“Tiga-tiganya paralel kita kerjakan, dan pada hari ini alhamdulillah Jalan Tol Indralaya-Prabumulih sepanjang 64,5 kilometer telah selesai dan segera dioperasikan,” jelasnya.

Jalan tol berbiaya Rp12,5 triliun itu sudah dibangun sejak 2019, menurut Jokowi memang kondisi lahan di Palembang, dan Lampung, yang dilewati jalan tol tersebut, bukanlah medan yang mudah untuk menjadi lokasi pembangunan jalan tol.

Investasi yang digelontorkan untuk menyelesaikan pembangunan Jalan Tol Indralaya-Prabumulih pun, kata Jokowi, cukup besar.

Simak Juga : Prabowo-Gibran Tiba di KPU Naik Maung Milik Pribadi

Namun, manfaat dari tol tersebut juga penting bagi perekonomian masyarakat.

“Investasi memang besar tetapi manfaat bagi negara kita, manfaat bagi masyarakat itu, akan sangat luar biasa kalau kita bisa menaikkan produktivitas,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga sekaligus meresmikan jalan layang (flyover) Patih Galung, Prabumulih.

Exit mobile version