Bimata

BMKG Imbau ke Masyarakat, Antisipasi Potensi Peningkatan Suhu Udara

BIMATA.ID, Cilacap – Kepala Kelompok Teknisi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Teguh Wardoyo mengimbau kepada masyarakat untuk mengantisipasi peningkatan suhu udara yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari depan sebagai dampak dari gerak semu matahari.

“Sejak beberapa hari lalu, suhu udara di Indonesia terus mengalami peningkatan,” kata Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Teguh Wardoyo di Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (03/10/2023).

Menurutnya, di Jateng suhu udara maksimum di beberapa lokasi seperti Stasiun Klimatologi Semarang tercatat mencapai 38 derajat Celcius dan Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang mencapai 36,7 derajat Celcius.

Baca juga: Prabowo Terima Kunjungan Kepala Kepolisian Palestina

“Meskipun demikian, suhu udara di Cilacap diprediksi akan terus meningkat,” ungkapnya.

Selain itu, peningkatan suhu udara yang relatif tinggi itu berkaitan dengan gerak semu matahari, sehingga posisi matahari saat sekarang berada di belahan bumi selatan.

Sambungnya, suhu yang relatif tinggi juga disebabkan oleh kurangnya tutupan awan di Pulau Jawa, sehingga matahari langsung menyinari bumi tanpa terhalang.

Lihat juga: Dukung Prabowo Subianto, Relawan Cakep Gelar Deklarasi Pemenangan di Sumut

Diketahui, secara klimatologi berdasarkan data sejak tahun 1991, hingga 2020, suhu udara maksimum di wilayah Cilacap, dan sekitarnya pada bulan Oktober pernah mencapai 34 derajat Celcius yang pernah terjadi pada tahun 2016.

“Dengan demikian, potensi peningkatan suhu maksimum pada bulan Oktober perlu diwaspadai,” tegasnya.

Oleh karena itu, Teguh mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi potensi terjadinya peningkatan suhu udara yang berdampak terhadap cuaca panas dan menyengat.

Simak juga: 6 Program Unggulan Relawan Prabowo-Budiman Sudjatmiko

“Juga banyak minum air putih dan bila memungkinkan kurangi aktivitas di luar ruangan,” pungkasnya.

Exit mobile version