Bimata

Cegah Krisis Pangan di Papua Tengah Risma Akan Bangun Peternakan Babi

BIMATA.ID, Jakarta – Mencegah terjadinya krisis pangan akibat kekeringan kembali terulang, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengatakan akan membangun lumbung pangan hingga peternakan babi di wilayah Papua Tengah.

Risma menyampaikan, bahwa pihaknya akan memulai dengan melakukan penanaman ragam umbi-umbian seperti kentang, jagung, dan talas. Sebab, ia menilai, saat ini beras tidak jadi pilihan lantaran kondisi iklim dan cuaca di Papua Tengah yang dingin.

“Karena kalo umbi-umbian Insya Allah lebih tahan,” kata Risma kepada awak media di Jakarta, Jumat (04/08/2023).

Baca Juga : Iwan Bule Kerahkan Relawan di Jabar Bantu Pemenangan Prabowo

Tak hanya itu, Risma menyebut juga akan berupaya menjamin stok daging di lumbung pangan tersebut. Salah satunya dengan ternak babi yang dibantu oleh masyarakat sekitar.

“Kita akan ternakan babi, kita gemukkan dengan koordinir gereja. Nah, kemudian saat mereka membutuhkan mereka bisa potong tuh babi,” ujarnya.

Risma menuturkan, proses penanaman umbi-umbian dan peternakan babi itu disebut masih menunggu siklus musim dingin berlalu. Kemensos akan terus mengirimkan bantuan pangan.

“Jadi kita perhitungkan nanti sekitar Oktober, November, Desember, mereka sudah mulai musim panas,” imbuhnya.

Simak Juga : Prabowo Jawara Elektabilitas di Tiga Provinsi Pulau Jawa

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) juga mengajukan solusi serupa.

Muhadjir menyebut lumbung pangan diperlukan untuk menjaga ketersediaan pangan di Papua Tengah selama masa musim kemarau.

“Gambaran sementara kita akan membangun semacam lumbung pangan di Distrik Agandugume di dekat bandara. Dengan begitu kita bisa mengantisipasi pada bulan sebelum Mei kalau bisa sudah ada stok bahan pangan yang di-supply BNPB dan Kemensos,” kata Muhadjir.

Exit mobile version