Bimata

BPBD Menyatakan Akibat Drainase Tersumbat Jalan Utama Garut Terendam Banjir

BIMATA.ID, Garut – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jawa Barat, Satria Budi menyatakan, banjir yang menggenangi jalanan utama di Garut karena adanya penyumbatan drainase. Kondisi tersebut membuat air meluap saat hujan deras lama mengguyur wilayah Garut.

“Jadi ada penyumbatan, penyempitan, banyak sampah, itu ada beberapa drainase, kemudian hujannya cukup tinggi,” katanya, Kamis (09/03/20230).

Baca Juga : Prabowo-Ganjar ‘Mesra-mesraan’ Bareng Jokowi di Sawah

Dia menuturkan Kabupaten Garut sejak beberapa hari tidak turun hujan, kemudian Rabu malam, 8 Maret 2023 hujan deras mengguyur deras wilayah perkotaan Garut dan sekitarnya sampai Kamis dini hari.

Hujan dengan intensitas tinggi itu membuat sejumlah pemukiman warga maupun jalan raya di Garut tergenang air, sehingga menghambat arus lalu lintas kendaraan.

“Hujannya deras, drainasenya kecil jadi tidak ketampung, ditambah ada penyumbatan karena banyak sampah, akibatnya banjir,” ucapnya.

Cek Juga : Prabowo-Ganjar Tampil Akrab di Kebumen Bareng Jokowi, Ujang Komarudin: Capres-Cawapres Ideal 2024

Sejumlah ruas jalan yang tergenang banjir yakni Jalan Pembangunan tepatnya di tanjakan daerah Paniisan, Kecamatan Tarogong Kidul, kemudian Jalan Cipanas atau jalur menuju objek wisata Cipanas Garut di Kecamatan Tarogong Kaler.

Selain daerah itu dilaporkan juga beberapa ruas jalan yang digenangi air akibat luapan dari drainase yakni di Leles, kemudian di daerah Tanjung, dan sejumlah jalan lainnya.

Satria menyampaikan genangan air di jalan tersebut sudah ditanggulangi oleh petugas dari dinas terkait, hingga akhirnya saluran drainase lancar dan banjir kemudian surut.

“Kita koordinasi dengan dinas terkait, semua bergerak, dan tidak lama banjir langsung surut,” jelasnya.(oz)

Siamka Juga : Menhan Prabowo Puji Dukungan Besar Presiden Dalam Sektor Pertahanan

Exit mobile version