BolaHeadline

Terkuak! Tak Puas Bikin PSG Perkasa, Mbappe Mau Bunuh Bintang Barcelona

BIMATA.ID, Jakarta- Drama menghiasi leg pertama 16 besar Liga Champions ketika Paris Saint Germain (PSG) bantai Barcelona, Rabu (17/02/21). Tak puas jadi aktor kemenangan, Kylian Mbappe langsung ingin membunuh pemain lawan, siapakah targetnya?

Kondisi Les Parisiens sejatinya tak terlalu bagus karena pincang, absennya sekaliber Neymar dan Angel Di Maria sejatinya bisa dimanfaatkan lawan. Apalagi, Camp Nou, kandang Catalan punya momen bersejarah terjadinya comeback 6-1 pada 2017 lalu.

Alih-alih dapatkan La Remontada atau balikkan keadaan, Barcelona malah bertekuk lutut ketika gol semata wayang Lionel Messi dibalas empat kali lipatnya. Ya, hattrick Kylian Mbappe dan sundulan Moise Kean buat laga berakhir 4-1 bagi PSG.

Status kehormatan pun langsung diberikan kepada Mbappe ketika menjadi pemain ketiga yang bisa bobol gawang Barcelona tiga kali dalam satu laga. Namanya bersanding dengan Faustino Asprilla dan Andriy Shevchenko yang legendaris.

Akan tetapi usai jadi pahlawan tim asal Kota Mode, penyerang ini tak luput dari sikap tempramen ketika harus menghadapi lawan.

Melansir dari Caught Offside pada babak kedua pertandingan, penyerang skuat Timnas Prancis itu kedapatan mendorong Sergino Dest.

Murka karena rekan setimnya di Barcelona diperlakukan kasar, Jordi Alba pun langsung jadi cepu dan mengadu ke wasit. Tentu saja pertandingan Liga Champions ini jadi memanas ketika sang bomber PSG tak terima dan terjadilah adu mulut.

Jordi Alba Jadi Pemain Barcelona yang Ingin Dibunuh Kylian Mbappe, Alba lantas berkata dengan bahasa Spanyol.

“Mulai terlihat sombong kamu ya,” yang tanpa diduga dibalas oleh Mbappe lewat bahasa serupa dengan nada kasar, “Akan kubunuh kau ketika ada di jalan.” pungkasnya yang dikutip dari Sport Bible

Tentu saja bek Blaugrana yang lebih tua membalas secara ironis pesan pemain yang dianggapnya bocah itu dengan ujaran, “Lihat orang ini sedang belajar.” Gerard Pique pun ikut-ikutan dengan berkata sombong: “Siapa yang ingin kamu bunuh?”

Situasi pun pada akhirnya jadi kondusif ketika Kean melerai rekan setimnya di tim tamu agar konflik tak bertambah besar. Uniknya, perselisihan tak cuma datang dari dua tim berbeda saja melainkan antar rekan setim.

FID

 

Facebook Comments
Tags

Tulisan terkait

Bimata
Close