BeritaPerikananRegional

Sebanyak 1.200 Nelayan Cilacap Daftar Penangkap Benih Lobster

BIMATA.ID, Cilacap – Sedikitnya 1.200 nelayan di Kabupaten Cilacap mendaftar sebagai nelayan penangkap benih lobster ke Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Cilacap seturut dicabutnya larangan ekspor benih lobster. Mereka akan terbagi menjadi 21 kelompok sepanjang pesisir Cilacap.

Sekretaris HNSI Kabupaten Cilacap, Teuku Iskandar mengatakan nelayan yang mendaftar akan ditunjuk sebagai para penangkap benih yang legal. Benih lobster yang mereka tangkap akan disalurkan ke pengepul benih lobster yang terdaftar. Sementara ini, terdapat 10 pengepul benih lobster Cilacap yang sudah berizin.

“Sementara, ya banyak sih, yang sudah terdaftar baik di dinas perikanan maupun di HNSI. Kemarin, sekalinya mengundang itu yang hadir sembilan atau 10 pengepul di Cilacap. Jadi kemarin kan, pengepul itu kan disuruh membikin kelompok,” katanya, kamis (16/5).

Dia menjelaskan, sebagian nelayan sudah mempersiapkan alat tangkap namun urung beroperasi. Sebab, aturan dan kuota tangkapan untuk nelayan masih diproses di KKP.

Selain itu, cuaca buruk juga masih terjadi di pantai Cilacap sehingga menyulitkan penangkapan benih lobster. Kata dia, tiap nelayan penangkap benih lobster akan diberi kartu identitas.

“Anggota nelayan ingin menjadi nelayan penangkap benih lobster, itu kemarin jumlahnya mencapai 1.200-an, yang mendaftar ke dinas perikanan,” kata Teuku Iskandar.

Teuku Iskandar mengatakan, Benih yang ditangkap adalah benih lobster jenis Pasir dan lobster Mutiara. Benih yang ditangkap berukuran kisaran dua sentimeter. Per ekor benih lobster Pasir berharga antara Rp9.000 – Rp10 ribu per ekor.

Sedangkan jenis Mutiara Rp20 ribu per ekor di tingkat nelayan. Penangkapan benur lobster dilakukan malam hari dengan memanfaatkan lampu dan genset. “menangkapnya itu jaring bukan ditebar. Tapi dikumpulkan seperti untuk berlindung benih lobster.Kalau sudah kumpul baru diangkat,” ujarnya.

Dia berharap meski larangan ekspor benih lobster sudah dicabut, penangkapan tetap mengedepankan kelestarian lobster di habitatnya. Karenanya, penangkapan dan jual beli benih lobster harus diawasi dengan ketat.

Editor : Ozie

Facebook Comments

Tulisan terkait

Bimata
Close