Bisnis

Corona Tidak Surutkan Minat Investor

BIMATA.ID, Jakarta- Penyebaran virus corona tidak menyurutkan minat perusahaan untuk melantai di Bursa Efek Indonesia melalui aksi Initial Public Offering (IPO).

Direktur Penilai Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan tercatatnya dua saham perusahaan hari ini yakni PT Esta Multi Usaha Tbk (ESTA) dan PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk (BESS) menandakan minat perusahaan bergabung di bursa masih tinggi dan tidak terkendala kondisi global.

“Dalam kondisi apapun kita ingin menyampaikan dari perusahaan yang mencatatkan sahamnya tetap kita jaga. Pada hari ini dua saham langsung tercatat,” kata Nyoman di Gedung BEI, Jakarta, Senin, 9 Maret 2020.

Berdasarkan pipeline IPO bursa, hingga saat ini masih ada 22 perusahaan yang mengantre untuk melancarkan aksi IPO. Bahkan ia menyebut tahun ini terdapat perusahaan dengan kapitalisasi besar akan melantai di bursa.

“Di pipeline masih ada 22,” ujarnya.

Berdasarkan data pipeline IPO BEI per 4 Maret 2020, sebanyak 12 yang bakal melakukan IPO merupakan perusahaan dengan kapitalisasi besar. Adapun merujuk Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 53 Tahun 2017, perusahaan besar merupakan perusahaan yang memiliki aset di atas Rp 250 miliar. Sedangkan klasifikasi perusahaan menengah adalah perusahaan dengan aset Rp50 miliar sampai Rp250 miliar, sementara perusahaan kecil adalah yang beraset di bawah Rp 50 miliar.

Dari pipeline tersebut perusahaan yang bergerak di sektor perdagangan, jasa dan investasi mendominasi urutan IPO. Selanjutnya sektor properti, real estate, dan konstruksi. Kemudian sektor keuangan, barang konsumsi, industri dasar dan kimia, serta infrastruktur, utilitas, dan transportasi. Lalu, sektor agrikultur dan aneka industri.

 

Sumber :medcom[dot]id
Editor :ZBP

Tags

Tulisan terkait

Bimata
Close