Sumail Ajak Warga Amalkan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Anggota DPR RI, Sumail Abdullah, menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Desa Pasewaran, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (12/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara, sekaligus mempererat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat di tingkat akar rumput.

Sosialisasi berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Warga dari berbagai kalangan tampak aktif mengikuti kegiatan, menunjukkan tingginya kepedulian terhadap pentingnya nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika zaman.

Dalam pemaparannya, Sumail menegaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan—Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika—bukan sekadar konsep, melainkan pedoman hidup yang harus diinternalisasi dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Nilai-nilai kebangsaan harus terus kita jaga bersama. Dari desa, kita bisa memperkuat fondasi persatuan bangsa,” ujar Sumail.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong, toleransi, dan saling menghormati sebagai wujud nyata pengamalan Pancasila. Menurutnya, di tengah derasnya arus informasi dan tantangan global, masyarakat perlu memiliki pondasi kebangsaan yang kuat agar tidak mudah terpecah.

Tak hanya menjadi forum penyampaian materi, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog terbuka. Warga menyampaikan berbagai aspirasi dan persoalan yang mereka hadapi secara langsung, menciptakan komunikasi dua arah yang konstruktif antara masyarakat dan wakil rakyat.

Legislator Fraksi Partai Gerindra tersebut menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menyerap aspirasi, tetapi juga dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan sebagai perekat utama bangsa.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya Empat Pilar Kebangsaan semakin meningkat, sehingga mampu menjadi benteng kokoh dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Exit mobile version