RegionalBeritaEkonomiPeristiwaUmum

Roda Ekonomi Aceh Tamiang Terus Bergerak, Pasar Ramai Jual Beli Durian Hingga Perhiasan

BIMATA.ID, ACEH- Kehidupan masyarakat Aceh Tamiang berangsur normal setelah sebulan memulihkan keadaan pascabencana. Pasar pun kembali ramai dipadati para pedagang dan diserbu pembeli.

Pada akhir pekan lalu, masyarakat berbondong-bondong ke Pasar Sabtu Tualang Cut untuk membeli bahan makanan dan kebutuhan sehari-hari. Barang dagangan pun sudah beragam, mulai dari sayuran, buah durian, hingga emas perhiasan.

“Usaha lebih baik di balik musibah ini semua. Ekonomi mulai bergerak lagi. Jangan menyerah sajalah kita, hidup kan harus berjalan,” ucap salah seorang pedagang.

BACA JUGA: Doa Penarik Becak Lansia Tuban: Semoga Pak Prabowo Selalu Bisa Membuat Rakyatnya Tersenyum

Mereka kini bisa tersenyum lagi, bangkit dari kesedihan untuk melanjutkan kehidupan. Mereka meyakini, roda ekonomi harus tetap berputar meski keadaan belum sepenuhnya normal. Para pedagang pun sangat bersyukur pasar ramai pembeli.

Ada pedagang yang sudah membuka kiosnya, ada yang menjajakan dagangan di atas meja beratapkan payung besar warna-warni, ada pula yang menggelar lapak beralaskan terpal. Pembelinya bukan ibu-ibu saja, tapi bapak-bapak juga turut meramaikan.

Aktivitas jual beli ini menandakan pulihnya Aceh Tamiang, yang merupakan wilayah paling parah terdampak bencana. Perlahan tapi pasti, geliat kehidupan telah kembali memberikan harapan baru dan membangkitkan semangat masyarakat.

BACA JUGA: Tahun Baru di Lokasi Bencana Aceh Tamiang dan Tapanuli Selatan, Prabowo: Ini Kewajiban Pemimpin

Saat kunjungan ke Aceh Tamiang, pada 1 Januari lalu, Presiden Prabowo Subianto pun memastikan pemerintah terus berupaya mempercepat proses pemulihan. Terutama di sektor prioritas guna memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.

Related Articles

Bimata