London — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengapresiasi dialog dan pertemuannya dengan para pimpinan universitas ternama Inggris yang tergabung dalam Russell Group.
Russell Group merupakan asosiasi yang menaungi 24 universitas riset terkemuka di Inggris, di antaranya University of Oxford, University of Cambridge, dan Imperial College London.
Pertemuan dengan universitas-universitas prestisius tersebut mencerminkan komitmen bersama Indonesia dan Inggris dalam memperkuat kerja sama di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
“Pertemuan dengan para pemimpin Russell Group saya rasa sangat produktif,” ujar Prabowo saat bertemu Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di London, Selasa (20/1).
Kerja sama di bidang pendidikan ini dinilai melengkapi kemitraan strategis Indonesia–Inggris yang terus berkembang, serta menjadi bagian penting dari upaya Indonesia membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global.
Selain menyoroti kerja sama pendidikan, Prabowo juga menilai sejumlah pertemuan di bidang ekonomi berlangsung positif. Ia mencontohkan pertemuannya dengan perusahaan pertahanan Inggris Babcock yang membahas kerja sama maritim.
“Kami sangat puas dengan pertemuan tersebut. Saya rasa kerja sama ini sangat penting bagi pengembangan ekonomi maritim kami,” tuturnya.
Sementara itu, Starmer menyampaikan bahwa ia menantikan diskusi lanjutan dengan Prabowo di bidang pendidikan setelah ia melihat antusiasme Prabowo terkait sektor tersebut di pertemuan sebelumnya.
“Anda sangat kami sambut, dan saya menantikan diskusi lebih lanjut antara kita,” ujar Starmer.
