BIMATA.ID, Banyumas — Arus globalisasi dan derasnya informasi digital dinilai bisa menjadi peluang sekaligus ujian bagi persatuan bangsa. Di tengah tantangan itu, Anggota DPR RI sekaligus Anggota MPR RI Dapil Jawa Tengah VIII (Banyumas-Cilacap), Dr. Hj. Novita Wijayanti, SE, MM, menggelar Sosialisasi Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara dengan tema “Memperkokoh Semangat Bhinneka Tunggal Ika dan Komitmen terhadap NKRI di Era Tantangan Global”.
Kegiatan berlangsung di Aula Desa Beji, Kabupaten Banyumas, Senin (15/12/2025), dan diikuti sekitar 150 peserta dari berbagai unsur masyarakat. Sosialisasi dikemas melalui pemaparan materi dan dialog interaktif agar peserta tidak hanya menerima materi secara satu arah, tetapi juga bisa menyampaikan pengalaman serta pandangan mengenai kondisi sosial di lingkungan mereka.
“Semangat Bhinneka Tunggal Ika dan komitmen terhadap NKRI memiliki dasar konstitusional yang kuat. Prinsip persatuan dan keutuhan bangsa ditegaskan dalam Pembukaan UUD 1945, sementara bentuk negara NKRI dinyatakan final dan tidak dapat ditawar sebagaimana tertuang dalam Pasal 1 ayat (1) UUD NRI 1945,” kata Novita Wijayanti.
BACA JUGA: Siswi Sekolah Rakyat Senang Dikunjungi Prabowo: Tak Ada Perundungan, Semua adalah Teman di Sini
Sosialisasi ini, lanjutnya, menjadi ruang penting untuk menguatkan kembali kesadaran kebangsaan masyarakat, terutama di wilayah Banyumas yang masyarakatnya majemuk. Keberagaman suku, agama, budaya, serta latar sosial ekonomi adalah kekayaan bangsa, namun bisa menjadi potensi konflik jika tidak dirawat dengan nilai persatuan, toleransi, dan gotong royong.
Diskusi berjalan aktif. Sejumlah peserta menyoroti pengaruh media sosial yang kerap memicu perpecahan karena informasi yang tidak akurat dan perbedaan pandangan yang tajam. Peserta juga menanyakan peran generasi muda dalam merawat kebhinekaan dan memperkuat nasionalisme di lingkungan masing-masing.
Menanggapi hal itu, Novita mengajak masyarakat untuk bijak bermedia sosial, memperkuat literasi kebangsaan, dan menumbuhkan rasa cinta tanah air melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
“Empat Pilar Kebangsaan merupakan satu kesatuan yang saling terkait dan tidak dapat dipisahkan, sehingga penguatan terhadap seluruh pilar tersebut menjadi kunci menjaga persatuan, kedaulatan, dan keutuhan Indonesia,” seru Novita.
BACA JUGA: Fasih Pidato Bahasa Inggris di Depan Prabowo, Siswa: Berkat Gemblengan Guru di Sekolah Rakyat
Di akhir kegiatan, sosialisasi ditutup dengan harapan agar pemahaman yang diperoleh tidak berhenti pada forum pertemuan, melainkan diterapkan dalam keseharian. Masyarakat diharapkan semakin kuat menjaga kerukunan, menghargai perbedaan, serta tetap teguh dalam bingkai NKRI.
