Larry the Cat Beraksi, Prabowo dan PM Inggris Auto Senyum di 10 Downing Street

London – Suasana halaman 10 Downing Street, London, mendadak jadi sedikit berbeda saat Presiden Prabowo Subianto tiba untuk bertemu Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.

Bukan hanya agenda diplomatik yang menyita perhatian, tapi juga kemunculan sosok tak terduga, Larry the Cat, kucing ikonik penghuni tetap kantor Perdana Menteri Inggris.

Prabowo tiba di kediaman resmi PM Inggris itu disambut langsung oleh Keir Starmer di depan pintu hitam bernomor 10 yang legendaris. Keduanya tampak berjabat tangan hangat dan sempat bertukar sapa ringan sebelum masuk ke agenda resmi.

Namun, fokus kedua pemimpin negara itu seketika teralihkan ketika seekor kucing berbulu putih abu-abu berjalan santai melintas di hadapan mereka.

Kucing itu adalah Larry the Cat. Ya, kucing yang memiliki jabatan ‘Chief Mouser to the Cabinet Office’ itu sudah bertahun-tahun menjadi bagian tak terpisahkan dari 10 Downing Street.

Kehadirannya membuat suasana yang semula formal berubah lebih cair. Prabowo dan Starmer sama-sama tersenyum, bahkan sempat melirik Larry yang berjalan tanpa rasa canggung di antara tamu negara dan protokol ketat.

Momen kecil itu mengingatkan Prabowo pada kucing kesayangannya, Bobby Kertanegara. Seperti Larry, Bobby juga kerap muncul di momen-momen resmi Presiden, termasuk saat berada di Istana Negara. Kehadiran hewan peliharaan di ruang-ruang kekuasaan itu seolah memberi sentuhan manusiawi di tengah diplomasi tingkat tinggi.

Di balik momen ringan bersama Larry the Cat, kunjungan Prabowo ke Inggris membawa agenda serius. Presiden Prabowo dan PM Keir Starmer dijadwalkan menggelar pertemuan bilateral untuk membahas berbagai isu strategis, termasuk penguatan kerja sama ekonomi melalui skema The Economic Growth Partnership (EGP). Kerja sama ini menjadi salah satu upaya konkret memperdalam hubungan ekonomi kedua negara.

Indonesia saat ini tercatat sebagai mitra ekspor terbesar ke-54 bagi Inggris. Meski angka itu terbilang kecil, kedua negara melihat potensi besar untuk terus ditingkatkan.

Dalam kunjungan ini, Prabowo juga akan menandatangani kerja sama di bidang maritim dengan pemerintah Inggris, berupa proyek pembangunan kapal tangkap ikan untuk nelayan Indonesia.

Presiden Prabowo tiba di London pada Minggu malam, 18 Januari 2026, dalam rangka kunjungan kerja untuk memperkuat hubungan bilateral dan kemitraan strategis Indonesia–Inggris. Hubungan diplomatik kedua negara telah terjalin sejak Desember 1949 dan terus berkembang secara konsisten.

Saat ini, kerja sama Indonesia dan Inggris mencakup berbagai sektor prioritas, mulai dari ekonomi hingga isu-isu global yang menjadi perhatian bersama. Di tengah pembahasan serius soal masa depan kerja sama, kehadiran Larry the Cat menjadi pengingat bahwa diplomasi juga bisa berjalan dengan senyum—dan sesekali, dengan langkah santai seekor kucing.

Exit mobile version