BeritaCaborPeristiwaPolitikRegionalUmum

Rokhmat Ardiyan: PSHT Pilar Persaudaraan dan Penjaga Persatuan Bangsa

BIMATA.ID, KUNINGAN – Organisasi pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dinilai memiliki peran strategis dalam mempererat tali persaudaraan sekaligus menjaga persatuan di tengah masyarakat. Hal tersebut mengemuka saat Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Komisi XII, H. Rokhmat Ardiyan, menyambangi keluarga besar PSHT Cabang Kabupaten Kuningan dalam agenda resesnya, Selasa (16/12/2025).

Ketua PSHT Cabang Kabupaten Kuningan, Hendrawan yang akrab disapa Kang Mas Lindu, menegaskan bahwa PSHT sejak awal berdiri bukan sekadar organisasi bela diri, melainkan wadah pembinaan moral dan persaudaraan.

“PSHT adalah organisasi yang mempererat tali persaudaraan dan hubungan antarsesama. Nilai-nilai ini yang terus kami jaga dan tanamkan kepada seluruh warga,” ujar Hendrawan.

BACA JUGA: Prabowo Beri Semangat ke Pasien Korban Tabrakan Mobil SPPG: Lekas Sembuh, Rajin Belajar

Kehadiran H. Rokhmat Ardiyan atau akrab disapa HRA disambut jajaran pengurus cabang, pelatih, serta warga PSHT dari berbagai tingkatan. Sejumlah pengurus DPC Partai Gerindra Kabupaten Kuningan turut mendampingi kegiatan yang berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan.

Dalam dialog tersebut, HRA menegaskan bahwa PSHT memiliki kontribusi nyata dalam membangun karakter generasi muda dan menjaga harmoni sosial di daerah. Menurutnya, pencak silat bukan hanya olahraga bela diri, tetapi juga sarana pembentukan disiplin, etika, dan semangat kebangsaan.

“PSHT adalah ruang pembinaan karakter. Di dalamnya ada persaudaraan, kedisiplinan, dan semangat nasionalisme yang harus terus dijaga. Negara perlu hadir dan mendukung organisasi yang berkontribusi nyata seperti ini,” kata HRA.

BACA JUGA: Prabowo Restui 125 Ribu Baju Reject Batal Ekspor Disalurkan ke Warga Terdampak Bencana

Ia juga menilai keberadaan PSHT sangat penting dalam menjaga kondusivitas wilayah, terutama melalui pembinaan pemuda agar terhindar dari perilaku negatif dan potensi konflik sosial.

Sesi dialog dimanfaatkan warga PSHT untuk menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari kebutuhan pembinaan atlet pencak silat berprestasi, keterbatasan sarana dan prasarana latihan, hingga penguatan peran organisasi dalam menjaga ketertiban dan persatuan masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, HRA menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi yang disampaikan sesuai dengan kewenangan dan mekanisme yang ada.

BACA JUGA: Dukung Program Prabowo, Anggota DPR RI Rokhmat Ardiyan dan PLN UP3 Cirebon Tinjau Pemasangan Listrik Baru di Desa Puncak

Kegiatan reses diakhiri dengan silaturahmi serta komitmen bersama antara PSHT dan wakil rakyat untuk terus menjaga nilai persaudaraan, memperkuat persatuan, serta meningkatkan peran pencak silat dalam pembinaan pemuda dan kehidupan sosial masyarakat Kabupaten Kuningan.

Related Articles

Bimata