Dialog dengan Aktivis Mahasiswa Kuningan, Rokhmat Ardiyan Tekankan Peran Strategis Generasi Muda Jaga Persatuan

BIMATA.ID, KUNINGAN – Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, H. Rokhmat Ardiyan, kembali melanjutkan agenda resesnya dengan berdialog langsung bersama para aktivis mahasiswa se-Kabupaten Kuningan. Kegiatan tersebut berlangsung di Kajene Forest, Rabu (17/12/2025).

Dalam sepekan terakhir, aktivitas Rokhmat Ardiyan terbilang sangat padat. Politikus yang akrab disapa HRA itu terus berkeliling menyambangi berbagai lapisan masyarakat. Mulai dari penyaluran listrik gratis di Desa Puncak, pembagian BPJS Kesehatan di RS Permata Kuningan, pertemuan dengan Karang Taruna, silaturahmi ke pesantren di Kecamatan Lengkong, hingga menyambangi warga dengan gangguan kejiwaan (ODGJ) di Desa Tambakbaya.

Tidak sekadar bersilaturahmi, setiap kunjungan dimanfaatkan HRA untuk menyerap aspirasi dan mendengar langsung keluhan masyarakat. Berbagai masukan tersebut dicatat untuk kemudian disampaikan kepada pemangku kepentingan di tingkat eksekutif serta menjadi bahan perumusan program pada tahun berikutnya.

BACA JUGA: Prabowo Tinjau Langsung Perbaikan Jalan Lembah Anai Sumbar yang Amblas

Di hadapan para aktivis Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan organisasi mahasiswa ekstra kampus, HRA menegaskan pentingnya peran strategis mahasiswa sebagai agen perubahan dan garda terdepan dalam pembangunan bangsa. Ia mengingatkan agar mahasiswa mampu bersikap bijak di tengah derasnya arus informasi dan globalisasi.

“Mahasiswa memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa. Jangan sampai mudah terprovokasi oleh isu-isu yang justru dapat memecah belah,” tegas HRA.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pengamalan nilai-nilai empat pilar kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, empat pilar tersebut tidak cukup hanya dipahami secara teoritis, tetapi harus diimplementasikan dalam sikap dan tindakan nyata.

“Nilai-nilai yang terkandung dalam empat pilar kebangsaan harus benar-benar diterapkan dalam kehidupan. Insya Allah, dengan itu kita bisa menjadi manusia yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, HRA didampingi Komandan Kodim 0615/Kuningan, Letkol Arh Hafda Prima Agung. Senada dengan HRA, Dandim memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai pentingnya kewajiban bela negara sebagai bagian dari tanggung jawab setiap warga negara.

BACA JUGA: Prabowo Cek Langsung Pengungsi di Langkat: Kalian adalah Keluarga, Tidak akan Kami Tinggalkan

Menurutnya, bela negara tidak selalu identik dengan angkat senjata, tetapi dapat diwujudkan melalui kontribusi intelektual, sikap disiplin, kepatuhan terhadap aturan, serta menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

“Bela negara bisa dilakukan dengan belajar sungguh-sungguh, menjaga persatuan, serta memberikan kontribusi positif sesuai kapasitas masing-masing. Mahasiswa adalah aset bangsa dan harus menjadi teladan dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan,” tuturnya.

Dandim juga mengingatkan agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham yang bertentangan dengan Pancasila. Ia menekankan pentingnya kemampuan mahasiswa dalam menyaring informasi, khususnya di media sosial, agar tidak terjebak pada konten provokatif.

Kegiatan dialog tersebut dihadiri oleh BEM se-Kabupaten Kuningan serta perwakilan organisasi mahasiswa ekstra kampus, di antaranya HMI, PMII, GMNI, IMM, dan KAMMI, yang seluruhnya hadir tanpa terkecuali.

BACA JUGA: Prabowo Beri Semangat ke Pasien Korban Tabrakan Mobil SPPG: Lekas Sembuh, Rajin Belajar

Exit mobile version