BeritaNasional

Dokter Puji Cara SPPG Bersihkan Ompreng MBG

Bimata.id, Jakarta — Seorang dokter yang juga content creator memberikan apresiasi untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cikaret, Kecamatan Kebonpedes, Sukabumi. Adalah dr. Dion Haryadi, PN1, CHC, AIFO-K., yang memuji cara SPPG tersebut membersihkan ompreng makan bergizi gratis (MBG).

Lewat media sosial, dokter Dion memperlihatkan video para petugas SPPG Cikaret sedang membersihkan ompreng yang jumlahnya tiga ribuan lebih. Ompreng dicuci dengan air dan sabun, dibilas sampai bersih, lalu dipanaskan di mesin pengering.

“Nah, mantap ini. Jadi food tray (ompreng) setelah dicuci menggunakan air dan sabun, itu akan dipanaskan untuk membunuh sisa-sisa kuman dan mungkin untuk mengeringkan secara sempurna, biar food tray nggak lembap dan mudah basi nanti makanannya,” ujar dokter Dion.

“Mirip sebenarnya dengan proses strerilisasi alat-alat medis, cuma (ompreng) ini nggak perlu sampai steril,”sambungnya.

Di caption, dokter yang sering membuat konten edukasi gizi dan gaya hidup sehat ini menambahkan agar SPPG lain juga prioritaskan kebersihan Ompreng

“SPPG lain bisa gak ya begini juga? Kalo dengan biaya operasional yang juga tinggi, harusnya bisa apa gak? Bertanya dengan nada solid. Keren @sppgcikaret.kebonpedes.

Karena di-mention dokter Dion, akun SPPG Cikaret pun membalas lewat komentar, “Waaahh makasih banyak dok.”

Terpantau juga nih, akun SPPG Jomin Timur 1 Karawang ikut berkomentar, “SPPG kami sudah begini dok.”

Netizen pun turut memberi saran agar dokter Dion lebih sering lagi mem-posting video tentang program MBG. Katanya, supaya SPPG daerah lain bisa mencontoh SPPG yang sudah menjalankan MBG sesuai standar operasional.

Ternyata ada juga netizen yang bertanya dan ingin memastikan, benarkah proses pengeringan ompreng dengan pemanasan bisa memicu pencemaran logam berat dan perubahan warna ompreg.

“Bukannya tray dipanasin dengan api even sudah SNI yang benar akan mengakibatkan metal pollution? Heavy metal contamination dari oksidasi dan perubahan warna di tray.”

“Sterilisasi uap/UV dan kering yang benar sudah cukup jiika penanganan makanan n logistic benar sesuai HACCP”

Dokter Dion lalu merespons pertanyaan itu, “Sepengetahuan saya (mohon koreksi kalo salah), kalau yang seperti (–cara SPPG) di video, jika dipanaskan dengan suhu dan durasi terukur harusnya masih aman.”

“Jadi gak sampai terlalu panas hingga terbakar, tapi juga cukup panas untuk membunuh kumannya.”

Lewat postingan tersebut, kita jadi tau kan, kebersihan ompreng MBG memang harus benar-benar terjaga. Jika peralatan bersih dan bahan makanan selalu diolah dengan baik, pastinya MBG sangat bermanfaat untuk semua anak Indonesia.

-cut-

Related Articles

Bimata