Bimata

Elly Rachmat Yasin Minta Indonesia Kurangi Impor Seafood dari Jepang

BIMATA.ID, Jakarta – Anggota Komisi VI DPR RI Elly Rachmat Yasin menekankan perlunya pemerintah untuk bertindak tegas dalam menanggapi keputusan Jepang yang membuang puluhan ribu ton air tercemar radioaktif dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima ke laut.

Tindakan ini telah menuai kecaman global karena dianggap sebagai langkah yang tidak bertanggung jawab terhadap limbah nuklir.

Baca Juga : Ulang Tahun Prabowo, Anies Doakan Selalu Sehat

Walaupun ada yang berpendapat bahwa tindakan ini aman, banyak pihak khawatir akan dampak jangka panjangnya.

“Limbah nuklir memang bikin pusing dunia. Pembuangan limbah radioaktif yang aman hingga saat ini masih diperdebatkan. Kini Jepang justru membuang limbahan PLTN Fukushima ke lautan Pasifik,” ujar Elly Rachmat Yasin dalam keterangannya kepada media di Jakarta, Selasa (17/10/2023).

Ia menekankan bahwa siapapun yang memperoleh manfaat dari industri nuklir juga harus bertanggung jawab atas pengelolaan limbahnya.

Simak Juga : Head to Head Survei H-3 Pendaftaran Capres, Elektabilitas Ganjar 36,21% Kalah Dari Prabowo 41,74%

“Karenanya, sepatutnya Jepang menghadapi reaksi penolakan masyarakat internasional atas tindakan cerobohnya. Bagaimanapun juga air limbah dimaksud telah terkontaminasi radioaktif, yang membahayakan bagi manusia dan lingkungan,” pungkasnya.

Elly Rachmat Yasin juga mendesak pemerintah Indonesia untuk mengurangi impor seafood dari Jepang serta meningkatkan pengawasan terhadap produk seafood yang berasal dari Jepang.

Exit mobile version