Bimata

Bulog Kelola 24 Infrastruktur Guna Perkuat Lumbung Pangan

BIMATA.ID, Jakarta – Perum Bulog tengah melakukan pengembangan pengelolaan 24 infrastruktur pascapanen yang terdiri atas Modern Rice Milling Plant (MRMP), Rice To Rice (RTR), Unit Pengolahan (UP), dan Corn Drying Center (CDC) untuk memperkuat lumbung pangan.

Sekretaris Perusahaan Perum Bulog, Awaludin Iqbal menyampaikan, bahwa Infrastruktur pertanian yang tersebar di sentra produksi beras, dan jagung tersebut merupakan gerakan diversifikasi yang dilakukan Bulog untuk memperkuat lumbung pangan melalui penyederhanaan alur kegiatan produksi pangan berupa gabah, beras, serta jagung berbasis teknologi modern yang dapat mampu menjamin standarisasi mutu, dan higienitas produk pangan.

“Pembangunan infrastruktur tersebut merupakan pemanfaatan dari penyertaan modal negara (PMN) yang diamanatkan kepada Bulog sejak tahun 2016. Melalui PMN tersebut Bulog ditugaskan untuk memaksimalkan penyerapan serta pengelolaan komoditi pascapanen,” kata Sekretaris Perusahaan Perum Bulog Awaludin Iqbal di Jakarta, Kamis (26/10/2023).

Baca juga: Maung 08: Dukungan Untuk Prabowo-Gibran Tak Terbendung Lagi

Menurutnya, pada saat ini Bulog telah mendirikan 10 MRMP di Subang, Sragen, Kendal, Karawang, Lampung, Bojonegoro, Jember, Banyuwangi, dan Sumbawa.

Sebagai informasi, kehadiran MRMP tersebut untuk mendukung kegiatan produksi pangan, jasa pengeringan, jasa penggilingan, jasa pengemasan, dan jasa penyimpanan gabah kering giling (GKG).

Untuk diketahui, MRMP ditunjang dengan teknologi berupa dryer dengan kapasitas 120 ton/hari, milling dengan kapasitas 6 ton/jam, dan Silo yang dapat menampung 6.000 ton GKG.

Lihat juga: Prabowo-Gibran Jalani Tes Kesehatan Bersama di RSPAD, Pose Berpegangan Tangan

Exit mobile version