Bimata

LRT Sempat Alami Kendala, Jokowi : Akan dievaluasi Dan Jangan Hina Produk Sendiri

BIMATA.ID, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka suara perihal operasional LRT Jabodebek yang sempat diwarnai gangguan, Jokowi memastikan akan mengevaluasi dan mengoreksi kekurangan yang ada.

“Ya kan sudah saya sampaikan sejak awal bahwa ini adalah pertama kali kita memiliki LRT tanpa masinis. Semuanya dioperasikan lewat operation control center. Ini dikaji. Jadi saya ulang lagi kalau kita tidak berani menggunakan produk dalam negeri untuk dalam hal ini LRT kapan kita akan mencoba? Kapan kita akan berani memulai?” kata Jokowi, dikutip dari detiknews,  Kamis (31/08/2023).

“Bahwa ada kekurangan yaitu koreksi. Bahwa ada kekurangan itu akan kita evaluasi,” sambungnya.

Baca Juga : Muzani: Jabatan Presiden Jadi Alat Prabowo untuk Perjuangkan Nasib Rakyat Kecil

Evaluasi, tutur Jokowi, akan dilakukan oleh PT Industri Kereta Api (INKA) dan PT Kereta Api Indonesia (KAI). 

Jokowi pun kembali menegaskan bahwa untuk operasional LRT menjadi bagus membutuhkan proses yang panjang.

“Evaluasi dari INKA, evaluasi dari KAI. Tapi kalau kita nggak berani, dipikir kayak TGV, Shinkansen itu langsung jadi langsung bagus? Itu bertahun-tahun, berpuluh tahun,” jelasnya.

Simak Juga : Head to Head Survei LSI: Prabowo Ungguli Ganjar, Raih 47,3%

Jokowi juga meminta agar masyarakat tidak membully produk buatan negeri. Sebagai informasi, kereta LRT Jabodebek merupakan buatan dalam negeri.

“Jangan membully produk kita sendiri. Siapa lagi yang mau bangga kalau nggak kita sebagai pemakai? Ya ndak? Bahwa kadang ada macetnya ya perbaiki, bahwa ada kekurangan desain, perbaiki. Memang harus seperti itu. Di Jepang apa buat mobil langsung juga bagus seperti sekarang ini? Berpuluh tahun. Shinkansen juga berpuluh tahun. TGV juga sama seperti itu. Saya ngerti karena saya dateng ke mereka mengetahui tahapan-tahapan seperti itu,” pungkasnya.

Exit mobile version