Bimata

Dinkes Demak Minta Warga Tetap Waspada Walau Kasus DBD Alami Penurunan

BIMATA.ID, Demak – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Demak, menyatakan kasus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dari periode tahun ke tahun sudah mengalami penurunan.

Kepala Seksi Pemberantasan Penyakit Menular, Tri Handayani mengatakan, untuk para warga masyarakat Kabupaten Demak agar dapat melakukan berbagai macam upaya untuk mencegah adanya DBD di lingkungan sekitarnya.

Baca Juga : HUT Partai Gerindra ke-15, Kader Muda Gerindra Doakan Prabowo Presiden

“Untuk tahun 2022 penderita DBD hidup 305 orang dan meninggal 3 orang. Sementara di tahun ini 2023 di bulan awal Januari ada sebanyak 50 kasus penderita DBD,” ungkap Tri Handayani saat dihubungi, Senin (06/02/2023).

Mengenai hal itu, adapun upaya-upaya yang sudah dilakukan yakni dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan 3M Plus yaitu dengan cara menguras tempat-tempat penampungan air. Serta, menutup rapat semua tempat penampungan air, hingga, memanfaatkan kembali limbah barang bekas yang bernilai ekonomis.

Cek Juga : Prabowo Subianto: Yang Penting Saya Tidak Bohong dan Tidak Berkhianat

Untuk diketahui, Jumlah penderita DBD di Kabupaten Demak pada tahun 2015 penderita hidup sebanyak 1009 orang, 25 meninggal , lalu pada tahun 2016 penderita hidup 898, 23 meninggal, kemudian memasuki tahun 2017 penderita hidup sebanyak 138 dan 4 meninggal.

Namun, pada tahun 2018 penderita hidup 42, meninggal 1, tahun 2019 penderita hidup 168, meninggal 2. Sementara pada tahun 2020 penderita hidup sebanyak 107, sehingga, memasuki tahun 2021 sebanyak 67 orang penderita dan tidak ada yang meninggal.(Far)

Simak Juga : Sapa Kader-Kadernya di Daerah, Prabowo Sebut Mereka Ujung Tombak Kebesaran Gerindra

Exit mobile version