BeritaHeadlineInternasionalNasionalPolitikUmum

Bawaslu Akan Perkuat Aplikasi Jarimu Awasi Pemilu Guna Menjangkau Akses Digital Hingga Luar Negeri

BIMATA.ID, Bogor- Saat menghadiri kegiatan Focus Group Discussion Penyusunan Strategi dan Kebijakan Pengawasan Partisipatif di Jawa Barat (Jabar), Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lolly Suhenty meminta komunitas digital terkait pengawasan partisipatif digital dalam aplikasi ‘Jarimu Awasi Pemilu’ diperkuat guna bisa menjangkau warga negara indonesia (WNI) yang ada di luar negeri.

Lolly menerangkan banyak WNI di luar negeri kurang mendapatkan akses terkait Pemilu 2024 baik dari segi informasi, sosialisasi, maupun saat tahapan kampanye nantinya.

“Kita berjuang untuk di sini (Indonesia) memastikan semua orang dapat informasi cukup, tapi bagi pemilih di luar negeri informasi sulit dijangkau karena mengikuti hukum di negara bersangkutan,” ujar Lolly, dilansir dari website resmi Bawaslu, Selasa (28/02/2023).

Baca Juga: Prabowo Subianto Dukung Peningkatan Kerja Sama RI-Singapura

“Maka (solusinya) memang soal percakapan digital harus kita kuatkan, seperti Jarimu Awasi Pemilu,” lanjutnya.

Lolly menyampaikan, bahwa pengawas pemilu harus kembali menajamkan kreativitas dalam membangun akses supaya hadirnya pengawasan partisipatif.

Sebab ia menilai, hal itu tidak akan lahir dari ruang kosong, perlu pemikiran banyak jajaran pengawas pemilu dengan latar pengalaman berbeda serta lokalitas kedaerahan yang berbeda pula.

Cek Juga: Ketua Harian Gerindra Ungkap Prabowo dan Cak Imin akan Bertemu dalam Waktu Dekat

“Kita hadir forum ini untuk sama-sama bergerak dengan cara pikir lokalitas masing-masing untuk meramu kira kira strategi terbaik apa yang bisa dilakukan dalam pengawasan partisipatif. Lokal yang berbeda, pengalaman yang berbeda, itu akan memperkaya cara kita menjangkau, cara kita menghadirkan pengawas partisipatif, setelah hadiri pengawas partisipatif harus berfungsi dan mampu bergerak,” tuturnya.

Selain itu, Lolly menjelaskan, kalau Bawaslu mempunyai mimpi besar yaitu pengawasan partisipatif yang kuat di masa yang akan datang. Maka dia meyakinkan agar pengawas pemilu harus membangunnya mulai hari ini.

Simak Juga: Menhan Prabowo Terima Kunjungan Panglima Angkatan Bersenjata Singapura, Ini Yang Dibahas

“Kita punya mimpi Bawaslu punya kekuatan yang sangat kuat sehingga orang ketika pemilu tidak lagi hanya nyoblos, tapi nyoblos setelah itu melakukan pengawasan,” tutupnya.

Tags

Tulisan terkait

Bimata
Close