Bimata

Di Haul Mbah Bisri, Cak Imin Minta Warga NU Semakin Solid dan Kompak Jaga Keutuhan Bangsa

BIMATA.ID, Jakarta – Ketua Umum (Ketum) Partai Kebangkitan Banga (PKB) Muhaimin Iskandar dalam acara refleksi Sejarah Nahdlatul Ulama (NU) pada haul ke- 44 KH.Bisri Syansuri di Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur, mengajak warga NU untuk semakin menguatkan marwah organisasi.

“Ini kesempatan haul Hadratus Syeikh Mbah Bisri Syansuri yang luar biasa karena sekaligus momentum menyambut usia NU 1 abad. Semoga kita bisa meneruskan amanah perjuangan para masyayikh NU,” kata Cak Imin, dikutip dari detik, Senin (23/01/2023).

BACA JUGA: Usai Resmikan Sekber, Budisatrio Sebut Babak Baru Perjuangan Prabowo-Muhaimin

Dia mengatakan, bahwa dia mengagumi NU sejak era kemerdekaan, para ulama NU mampu merumuskan konsep tentang keagamaan dan konsep sosial kemasyarakatan.

“NU berhasil menata agama ajaran ahlussunnah. Kedalaman ilmu-ilmu agama semua menjadi pijakan para ulama NU sehingga semua langkahnya kontekstual, adaptif dengan perkembangan,” ucapnya.

Selain itu, NU berhasil mencetak manusia – manusia yang mempunyai skill dan kemampuan, NU berhasil mencetak manusia yang mempunyai akhlak dan kemampuan spiritual.

“NU sejak zaman Bung Karno, Pak Harto, BJ Habibie, Gus Dur sampai sekarang, mampu menyesuaikan karena ilmu dan spiritualitas para kiai. Semoga semua pemimpin NU bisa meneruskan perjuangan Mbah Hasyim Asy’ari, Mbah Wahab Hasbullah, Mbah Bisri Syansuri,” ujarnya.

BACA JUGA: Budisatrio: Koalisi Prabowo-Muhaimin Jadi Wadah Dalam Memperjuangkan Kepentingan Rakyat

Dia pun mengingatkan, tentang pesan Mbah Bisri, yang minta seluruh kader NU untuk menjadi pribadi yang kuat, menjaga kekompakan dalam berorganisasi, agar negara ini semakin kuat, dan tidak terjadi perpecahan yang bisa menghancurkan negara itu sendiri.

“Dawuhipun Mbah Bisri, selama hidup aku seorang nahdliyin tulen. Jika aku meninggal maka wasiatku kepada masyarakat agar mereka tetap menjadi pengikut setia NU. Insyaallah kita semua setia karena kita manut ke Hadratus Syeikh Mbah Bisri. Kita semua, pribadi, jamaah, majelis semuanya tujuannya satu: kalau kita berorganisasi, negara kita kuat, kompak. Kalau kita tercerai berai maka kita akan seperti negara-negara lain (hancur),” sambungnya.

BACA JUGA: Sekber Gerindra-PKB, Prabowo Subianto :Suatu Langkah Untuk Bela Kepentingan Rakyat

Sebagai informasi, dalam Haul tersebut, dihadiri oleh sejumlah tokoh yakni, Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar, Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Lumajang Thoriqul Haq dan seluruh santri pondok pesantren Mambaul Ma’arif.

 

(Pandu)

Exit mobile version