Bimata

Gelar Operasi Lilin Selama 11 Hari, Kapolda Metro Antisipasi Kemacetan dan Ancaman Teror saat Nataru

BIMATA.ID, Jakarta- Polda Metro Jaya menggelar rapat koordinasi lintas sektoral terkait pelaksaanan Operasi Lilin Jaya 2022 untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Rapat digelar di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (19/12/2022).

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menyebut rapat koordinasi ini membahas berbagai hal. Mulai dari potensi kemacetan hingga ancaman teror.

“Pertama di bidang Kamtibselcarlantas. Kedua aksi yang terkait dengan teror dan tindakan aksi intoleransi, curas dan beberapa prediksi bencana alam yang harus kami antisipasi,” kata Fadil di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (19/12/2022).

Fadil memprediksi perayaan Nataru tahun ini akan lebih ramai dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Prediksi ini dilatarbelakngi tidak lagi adanya pembatasan dari pemerintah terkait perayaan Nataru.

“Tahun ini, euforia akan terjadi, dan mungkin sudah terjadi seperti yang kita lihat dan saksikan bersama. Masyarakat tentu akan lebih antusias menghadapi Nataru. Mulai dari mengunjungi sanak keluarga, sampai dengan perayaan misa Natal dan kunjungan ke beberapa objek wisata di Jakarta. Tentunya ini menimbulkan potensi gangguan Kamtibmas dan kemacetan,” katanya.

Untuk mengantisipasi itu semua, lanjut Fadil, Polda Metro Jaya bersama stakeholder terkait akan melaksanakan Operasi Lilin Jaya 2022. Operasi tersebut berlangsung selama 11 hari sejak 23 Desember 2022 hingga 2 Januari 2023.

“Semoga rakor ini bisa menentukan arah dan langkah dalam kegiatan Operasi Lilin Jaya 2022. Sehingga kegiatan masyarakat bisa lancar, tertib, dan kondusif. Khususnya masyarakat yang beragama Nasrani, perayaan Nataru 2022 ini bisa dirayakan dengan penuh suka cita dan kedamaian bersama,” pungkasnya.

 

Exit mobile version