Bimata

Gerindra DKI: Normalisasi Ciliwung Jangan Sampai Timbulkan Konflik dengan Masyarakat

BIMATA.ID, Jakarta- Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono memasang target normalisasi Ciliwung sepanjang 4,8 kilometer selama sisa masanya memimpin Jakarta. Gerindra DKI mewanti-wanti jangan sampai ada konflik dengan warga terdampak normalisasi tersebut.

“Normalisasi harus kita dukung penuh, karena itu hanya itu caranya. Untuk atasi banjir ya sungai-sungai itu dinormalisasi,”ujar Sekretaris Komisi D DPRD DKI, Syarif, Kamis (10/11/2022).

“Apakah relokasi atau tidak, kita serahkan ke kebijakan gubernur. Yang paling penting dari semua itu, saya titip pesan tidak timbulkan konflik di masyarakat,” katanya.

Menurut anggota DPRD Fraksi Partai Gerindra DKI itu, Anies Baswedan telah melakukan normalisasi sungai tanpa ada konflik dengan masyarakat. Salah satu caranya adalah tidak merelokasi warga, namun memberikan kompensasi.

“Selama lima tahun kepemimpinan Anies, normalisasi sungai tidak gunakan metode relokasi, sehingga bukan relokasi itu, tapi pembayaran kepada warga memiliki tanah, kemudian warga cari sendiri (tempat tinggal), entah ngontrak, beli lagi,” kata syarif.

Menurutnya, hal penting bagi warga terdampak relokasi adalah kompensasi. Jika komunikasi soal kompensasi itu baik, maka tak akan ada konflik.

“Saya titip, pesan wanti-wanti hindari konflik dengan masyarakat, karena masyarakat ingin pembebasan lahan cocok harganya,” pungkasnya.

 

(ZBP)

Exit mobile version