Bimata

Marselino Ferdinan, Aset Potensial Indonesia dengan Kelincahan dan Tendangan Kerasnya

BIMATA.ID, Jakarta- Marselino Ferdinan, aset potensial Indonesia dengan kelincahan dan tendangan kerasnya akan dibahas pada artikel satu ini. Persebaya Surabaya tak pernah surut dalam menghadirkan wonderkid yang selalu menghiasi belantika sepakbola nasional.

Deretan pemain seperti Andik Vermansyah, Evan Dimas Darmono, serta Supriadi adalah sederet nama yang tokcer ketika membela Timnas Indonesia. Kini sorot mata pencinta sepakbola Indonesia tertuju pada sosok Marselino Ferdinan.

Marselino Ferdinan hadir dengan karakter yang berbeda dari para seniornya yang lebih dulu mengorbit. Namun, tetap memiliki satu visi kesamaan, yakni bermain lincah dengan gocekan dan pembagi bola yang handal. Pergerakannya itu pun ditunjukan ketika dirinya melepaskan tendangan keras yang didahului dengan gocekan indah di luar kotak penalti Vietnam U-20.

Pemain kelahiran 9 September 2004 itu merupakan tipe pemain versatile atau mampu bermain di banyak posisi di luar posisi yang biasanya. Ia bisa bermain melebar sebagai penyerang sayap, ia juga sering dipasang sebagai playmaker dan sesekali pernah menjadi ujung tombak.

Tipe versatile itu lah yang menjadikan pemain dengan tinggi 1,76m itu memiliki fleksibilitas. Ia kerap bisa diandalkan untuk membagi bola, melakukan tusukan ke jantung pertahanan lawan sekaligus bisa mencetak gol dengan tendangan kerasnya. Sekaligus melakukan pergerakan tanpa bola yang menjadikannya pemain yang sulit untuk dijaga.

Bahkan, jauh-jauh hari sebelum gelaran Kualifikasi Piala Asia U-20 2023, media dan Timnas Vietnam sudah memprediksi pemain Indonesia yang harus diwaspadai adalah Marselino Ferdinan. Marselino Ferdinan terus dipantau, bahkan media Vietnam sempat melakukan ulasan ketika Persebaya Surabaya tidak mau melepas Marselino Ferdinan ke Timnas.

Kekhawatiran itu benar-benar terbukti. Marselino Ferdinan yang datang dari bangku cadangan ketika melawan Vietnam U-20 menjadi sosok pembeda. Ia berani mengoyak garis pertahanan Vietnam U-20 yang begitu rapat di babak pertama. Aksi lincahnya melewati pagar pertahanan Vietnam U-20 menjadikan momentum timnas untuk mengunci kemenangan.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong berkali-kali memuji permainan tim dan dukungan dari para suporter. Sebab, akhirnya Timnas comeback dan mentalnya tidak turun meskipun sempat tertinggal dari Vietnam U-20.

“Pertama saya sangat bangga kepada para pemain. Sekarang memang kita bisa menang melawan tim Vietnam. Setelah dapat kemenangan ini kita jadi lebih percaya diri untuk ke depannya,” kata Shin Tae-yong seusai pertandingan.

Menurutnya, gol pertama yang dicetak Marselino Ferdinan membuat suasana permainan lebih mudah. Namun, Timnas Vietnam U-20 sempat menyamakan dan bahkan membalikkan keunggulan pada babak kedua. Hingga akhirnya, Timnas Indonesia U-20 bisa kembali unggul dengan semangatnya yang luar biasa.

Potensi besar Marselino Ferdinan pun diakui kalangan internasional. Namanya masuk dalam daftar 60 Wonderkid terbaik di dunia versi media Inggris, The Guardian. Dengan usianya yang masih belia, Marselino Ferdinan masih bisa terus mempoles kemampuan dan membawa Garuda terbang tinggi.

 

Exit mobile version