Bimata

Kamrussamad Ingatkan Pemerintah Antisipasi Penambahan Angka Kemiskinan

BIMATA.ID, Jakarta- Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dinilai akan berdampak multi dimensi, terutama dalam roda perekonomian masyarakat.

Merespon hal tersebut, Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Gerindra Kamrussamad mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi peningkatan angka kemiskinan yang merupakan imbas dari kenaikan harga BBM.

“Yang kita harus konsentrasi sekarang adalah belajar dari pengalaman kenaikan harga BBM tahun 2013 dan 2014 di mana berimpact pada penambahan angka kemiskinan kisaran 600 sampai 800 ribu orang, ini yang harus diantisipasi,” katanya dalam diskusi Poligov soal dampak kenaikan harga BBM terhadap kemiskinan dan kepuasan masyarakat di kawasan Cikini, Jakarta, Minggu (11/09/2022).

Kekhwatiran peningkatan angka kemiskinan itu menurutnya sangat beralasan. Sebab, pada tahun 2023 mendatang kecil peluang para investor baru masuk untuk membuka lapangan pekerjaan.

Apalagi, di tahun 2023 merupakan momen menjelang tahun 2024.

“Mereka pasti wait and see untuk melihat kesinambungan dan keberlanjutan pemerintahan. Jadi penciptaan lapangan kerja baru yang sumber dari investor luar misalnya, saya kira tidak bisa kita berharap banyak,” tandasnya.

 

(ZBP)

Exit mobile version