Bimata

Aspirasi Rakyat Terbaikan Imbas Mosi Tak Percaya kepada Ketua DPRD Sinjai

BIMATA.ID, Sinjai – 20 anggota DPRD Kabupaten Sinjai melayangkan mosi tak percaya kepada Ketua DPRD Jamaluddin. Rekannya tak percaya lagi terhadap politikus Gerindra itu.

Imbas dari mosi tak percaya ini melebar hingga tidak adanya aktivitas di DPRD. Ada kesan saling tarik ulur kepentingan dan memboikot rapat.

Padahal, sedianya ada banyak agenda rapat yang harus dikelarkan para wakil rakyat yang katanya terhormat ini.

Salah satu agenda yang harus dilakukan adalah rapat paripurna penyampaian LKPJ Bupati. Sementara, penentuan paripurna harus melalui Bamus, sementara rapat Bamus sudah tertunda tiga kali akibat mosi tak percaya ini.

Anggota Fraksi Golkar Muhammad Wahyu berdalih bahwa bukan pihak yang melakukan mosi tak percaya tak ingin melakukan rapat Bamus.

Melainkan, rekannya enggan jika rapat Bamus harus dipimpin Ketua DPRD Jamaluddin.

“Kita bukan tidak ingin melakukan Bamus, hanya saja Ketua DPRD yang tidak mau legowo menerima sikap mosi tidak percaya ini,” kata Wahyu.

Wahyu juga mengatakan sudah menemui Jamaluddin untuk mendelegasi rapat pimpinan kepada wakil ketua soal tidak lanjut dari aspirasi masyarakat Desa Aska dan Turunganbaji.

“Ketua DPRD saat ini tidak mau menindaklanjuti aspirasi masyarakat, ini juga penting ditindaklanjuti karena merupakan tugas pokok dari anggota dewan,” sesalnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Sinjai Jamaluddin mengatakan, seharusnya anggota DPRD menuntaskan agenda yang tertunda dahulu, yakni Bamus sebelum beralih ke agenda berikutnya.

“Bukan tidak mau menindaklanjuti aspirasi masyarakat, tapi karena ada agenda Bamus yang belum selesai, harusnya diselesaikan terlebih dahulu karena agenda ini juga merupakan agenda penting,” kata Jamaluddin.

Diketahui, Jamaluddin bersikeras mempertahankan posisi sebagai Ketua DPRD. Dia menegaskan, tidak seorang pun yang dapat mengugurkan haknya sebagai pimpinan selain Partai Gerindra.

(HW)

Exit mobile version