Bimata

Gelar Demo, Mahasiswa Malang Pajang Gambar Luhut Sebagai Pengkhianat Demokrasi

BIMATA.ID, Jatim – Gelombang demonstrasi mahasiswa masih terus berlanjut. Tidak ada kata menyerah dalam memperjuangkan kepetingan rakyat. Seperti yang dilakukan mahasiswa di Malang, Jawa Timur (Jatim).

Ratusan mahasiswa di kota apel itu kembali menggelar aksi di alun-alun Tugu pada Kamis, 14 April 2022. Ada pemandangan yang cukup menarik perhatian, massa aksi memajang gambar Luhut Binsar Pandjaitan beserta pejabat lainnya yang dinilai sebagai pengkhianat demokrasi.

Salah satu orator mahasiswa menyatakan bahwa pemerintah tidak pernah menepati janji. Sudah cukup banyak kebijakan yang mencekik masyarakat dalam persoalan ekonomi.

“Banyak janji palsu dan kepentingan oligarki,” ujarnya.

Pemasangan gambar pejabat bertuliskan pengkhianat demokrasi tersebut sangat tepat dan dinilai mewakili masyarakat di tengah keterpurukan.

“Sudah sulit mengatur negara, tetapi masih ingin berkuasa,” imbuh sang orator.

Ketua Umum HMI Cabang Malang, La Rian Hidayat, ketika melakukan pertemuan dengan pimpinan DPRD Kota Malang menyatakan, banyak permasalahan yang dimunculkan oleh Pemerintah RI. Salah satunya mengenai tingginya harga minyak goreng dan BBM.

Sudah banyak program dan langkah yang dilakukan oleh Pemerintah RI. Namun, sampai sekarang solusi yang diberikan tidak bisa memecah permasalahan.

“Sampai sekarang harga minyak goreng tetap tinggi, kami mendesak harga minyak goreng kembali ke harga eceran tertinggi (HET),” tutur Rian.

Para demonstran berharap, Pemerintah RI membuka telinga dan pikiran supaya harga kebutuhan pokok bisa diturunkan, apalagi mendekati Hari Raya Idul Fitri yang makin meningkat kebutuhannya.

[MBN]

Exit mobile version