Bimata

Nyaris Rampung 100 Persen, FT Unhas Uji Taxi Pesawat Buatan Pemuda Asal Pinrang

BIMATA.ID, Makassar – Pengembangan pesawat terbang buatan pemuda asal Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Haerul, oleh Fakultas Teknis Unhas nyaris rampung seutuhnya.

Siang kemarin, Sabtu (23/4/2023), Tim Pendamping Pesawat Haerul (PPH) FT Unhas menguji taxi atau percobaan meluncur di darat di kawasan kampus Unhas Gowa.

Pada proses uji taxi, pesawat Haerul dikemudikan oleh Ansory Gemmy, seorang pilot dari Pabrik Gula Camming, Kabupaten Bone.

Ansory berpengalaman menerbangkan pesawat sejenis, untuk keperluan penyemprotan tanaman tebu di kawasan perkebunan.

Usai melakukan uji taxi, Ansory menjelaskan, bahwa rancangan ini semakin sempurna. Pesawat dapat bergerak cukup mulus, dan dapat dikendalikan dari kokpit dengan baik.

Tenaga yang dihasilkan pun juga telah memadai. Ia yakin pesawat ini dapat segera diterbangkan.

“Saya kira yang perlu dilengkapi adalah panel-panel kokpit, seperti penunjuk putaran mesin, penunjuk kecepatan, dan lain-lain. Jika peralatan tersebut telah terpasang, maka izin untuk uji terbang dapat segera diajukan,” kata Ansory.

Ketua Tim PPH FT Unhahs, Prof Nasaruddin Salam menjelaskan, bahwa saat ini perangkat instrumen yang dimaksud sedang proses pemesanan dari Singapura.

Pihaknya berharap dalam waktu tidak terlalu lama, panel-panel dimaksud akan segera tiba. Selama ini pihaknya fokus pada aspek aerodinamika dari pesawat, untuk memastikan keseimbangan dan kesiapan terbang.

“Secara umum, kondisi pesawat ini telah mencapai lebih 90 persen. Kami memperhatikan betul aspek aerodinamikanya, sebab aspek terpenting dari pesawat itu bukan hanya bisa terbang, tapi juga bisa mendarat kembali dengan sempurna dan aman,” kata Nasaruddin.

Rektor Unhas Prof Dwia mengungkapkan rasa bangga atas berhasilnya uji taxi pesawat Haerul. Setiap kali berkunjung ke kampus FT Unhas, selalu ada kemajuan pesawat ini.

Menurut laporan dari Tim PPH FT Unhas, ini adalah satu-satunya pesawat yang berhasil mencapai tahap uji taxi dari seluruh kampus di Indonesia.

“Ada beberapa kampus yang juga mengembangkan pesawat, namun belum ada yang sampai pengujian langsung. Meskipun nanti saya sudah bukan rektor, InsyaAllah saya akan hadir menyaksikan juga uji terbang yang rencananya akan dilakukan di landasan pacu Malimpung, di Kabupaten Pinrang,” kata Dwia.

Tim PPH FT Unhas merupakan inisiatif yang diambil oleh Unhas untuk mendampingi penyempurnaan pesawat yang dikembangkan oleh seorang pemuda Pinrang pada awal 2020. Proses pendampingan telah berlangsung selama dua tahun.

(HW)

Exit mobile version